"Sebelum Covid-19 ada kegamangan dari para pelaku mungkin terkait dengan pemanfaatan IT. Tapi sekarang gak bisa, semua harus siap sikap untuk kita bertransformasi memanfaatkan IT," ujar Siwi dalam acara tandatangan kerja sama di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Kamis (18/3/2021).
Dari kerja sama yang sudah berlangsung selama sepuluh hari tersebut, ada peningkatan aktivitas enam kali lebih banyak dari yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat. Kerja sama itu menjadi inovasi untuk memulihkan perekonomian melalui pemberdayaan UMKM yang hampir 98% PDB berasal dari UMKM.
Harapannya sinergi ini bisa mendorong dan mengajak masyarakat untuk mengadopsi dan memanfaatkan digitalisasi. Bukan hanya pemasarannya, tapi juga transaksinya yang mengarah kepada cashless. Dompet digital dinilai secara tidak langsung memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Pada awal kita melakukan pendataan hampir 59% berharap ada fasilitas terhadap promosi dan pemasaran. Nah jawabannya ini ada di markethub dengan fasilitas free ongkir," ujar Siwi.
Baca Juga:700.000 Order Dibatalkan Gojek karena Pelanggan Tak Pakai Masker
Siwi berharap agar program yang selesai di bulan April itu bisa menjadi promosi. Para UMKM diharapkan bisa menjaga kualitasnya setelah kerja sama tersebut berakhir. Harapannya akan ada tindak lanjut, tidak hanya sekedar penjualannya tapi juga akan ada evaluasi.