Ini 10 Sekolah di DIY yang Bakal Uji Coba Sekolah Tatap Muka April Nanti

pembukaan sekolah tatap muka tunggu vaksinasi guru kelar

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 24 Maret 2021 | 19:15 WIB
Ini 10 Sekolah di DIY yang Bakal Uji Coba Sekolah Tatap Muka April Nanti
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka di SDN 006 Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/3/2021). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

Ditanya mengenai 10 pilihan sekolah tersebut, diungkapkan Didik, bahwa pemilihan itu mempertimbangan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak. Pasalnya sesuai rencana hanya akan 50 persen siswa yang masuk atau datang ke sekolah.

Lalu juga dengan pertimbangan status zona Covid-19 di masing-masing sekolah tersebut atau pada tingkat kecamatan pada waktu itu. Walaupun tidak dipungkiri zonasi itu memang dapat berubah.

"Tingkat kesiapan gugus tugas di masing-masing sekolah juga jadi pertimbangan. Kemudian, kesiapan APD seperti, tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan rutin atau tidak dan sebagainnya," ujarnya.

Terkait rancangan pembelajaran tatap muka sendiri, pihaknya telah merancang pertemuan selama 3 jam saja. Namun memang aturan itu bisa dimodifikasi sendiri oleh masing-masing sekolah.

Baca Juga:DIY Dukung Masjid dan Rumah Ibadah Jadi Tempat Vaksinasi

"Tatap muka kita rancang selama 3 jam saja. Ada yang modifikasi waktu, jadwal itu kita serahkan sekolah masing-masing. Tapi pada intinya menghindari kerumunan dan protokol kesehatan jalan terus," tegasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 1 Yogyakarta Elyas, menyatakan kesiapan sekolah untuk menyambut pembelajaran tatap muka. Pasal memang persiapan itu sudah dilakukan sejak beberapa waktu yang lalu.

"Sebenarnya kita sudah sangat siap. Secara prokes pun kita sudah sangat siap. Kita juga sudah siapkan jalur. Misalkan siswa masuk, dan naik turun tangga itu kita sudah beri tanda. Ada tempat cuci tangan dengan sabun, lalu cek suhu dan sebagainya," kata Elyas.

Penyemprotan disinfektan pun selalu rutin dilakukan. Mengenai mekanisme pembelajaran tatap muka pun sudah dirancang menggunakan sistem sif dengan maksimal 4 jam saja.

Elyas menyebut pemberian vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan yang telah dilakukan pun membuat pihaknya semakin merasa lebih tenang. Menurutnya vaksinasi yang tinggal menunggu suntikan kedua itu membuat rasa percaya diri dalam membuka pembelajaran tatap muka semakin meningkat.

Baca Juga:Hasil Evaluasi Tahunan Pemkab Bantul, Inspektorat DIY Temukan Dua Masalah

"Kita sudah divaksin kemarin tanggal 19 Maret 2021 untuk guru dan tenaga kependidikan. Kedua nanti diperkirakan tanggal 3 April. Kalau kita sudah divaksin semua kan ada rasa tenang to mas. Ya, Insya Allah, vaksin kedua nanti juga semaki percaya diri dan yakin," tegasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak