Lava Merapi Meluncur ke Tenggara, BPBD Sleman: Belum Ada yang Mengungsi

Luncuran lava Merapi kembali teramati mengarah ke Tenggara.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 27 Maret 2021 | 17:15 WIB
Lava Merapi Meluncur ke Tenggara, BPBD Sleman: Belum Ada yang Mengungsi
Kejadian awan panas guguran Gunung Merapi, Sabtu (27/3/2021) pagi. (Dokumentasi BPPTKG).

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan telah terjadi dua kali luncuran lava pijar ke arah tenggara. Aktivitas guguran tersebut bersumber pada kubah lava Gunung Merapi di sisi tengah.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/3/2021). Aktivitas vulkanik tersebut terpantau pada sejumlah kamera pengawas yang ada.

Salah satu kamera pengawas yang berhasil menangkap penambahan arah luncuran lava tersebut adalah milik Pos Induk Balerante Klaten Jawa Tengah. Dalam pengamatan tersebut lava teramati meluncur dari bukaan kawah utama dan menuju ke hulu Kali Gendol, Cangkringan.

"Benar ada guguran menuju ke arah tenggara atau ke hulu Kali Gendol," kata Hanik.

Baca Juga:Update Gunung Merapi, Dalam 24 Jam Keluarkan Awan Panas dan 19 Kali Lava

Hanik menjelaskan bahwa guguran lava pijar pertama terjadi pada Kamis (26/3/2021) sore pukul 17.40 WIB kemarin. Lalu luncuran kedua  kedua terjadi pada hari yang sama pada pukul 23.16 WIB.

"Keduanya meluncur dengan jarak maksimal 400 meter," imbuhnya.

Berdasarkan pantauan BPPTKG, sumber guguran yang mengarah ke tenggara tersebut memang berasal dari kubah lava di sisi tengah. Pasalnya kubah lava itu masih terus bertumbuh yang menyebabkan material terus mendesak ke atas sehingga terjadi guguran.

Hanik menjelaskan bahwa dua kubah lava di Gunung Merapi masih terus bertumbuh. Kondisi tersebut membuat potensi bahaya di area sekitar Gunung Merapi kembali bertambah.

Berdasarkan pemantauan terakhir volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 949.000 m3 dengan laju pertumbuhan 13.300 m3/hari.

Baca Juga:Siang Ini, 2 Kali Wedhus Gembel Meluncur dari Puncak Merapi Sejauh 1,8 Km

Sedangkan untuk analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor tenggara tanggal 25 Maret terhadap tanggal 18 Maret 2021 lalu menunjukkan perubahan ketinggian kubah lava di tengah yaitu sebesar 65 meter. Untuk volume kubah lava terbaru masih belum bisa terlihat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak