alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Keluhkan Aktivitas Pak Ogah di Jalan, Polsek Depok Timur Turun Tangan

Galih Priatmojo Kamis, 08 April 2021 | 19:27 WIB

Warga Keluhkan Aktivitas Pak Ogah di Jalan, Polsek Depok Timur Turun Tangan
ilustrasi Pak Ogah di Jalan Saharjo, Tebet [suara.com/Welly Hidayat]

Aktivitas Pak Ogah di kawasan Sleman dikeluhkan masyarakat.

SuaraJogja.id - Laman media sosial Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ) diwarnai unggahan curhat warganet yang risih dengan ulah pak ogah, di area putar balik atau U-turn Condongcatur, Depok, Sleman

Curhat warganet bernama akun Casper Hermawan itu, berisikan keluhannya atas kehadiran polisi cepek itu, yang menurutnya mengganggu bahkan sampai membahayakan pengendara yang melintas. 

Isi unggahannya sebagai berikut:

"Mohon bantuan diteruskan kepada pihak yang berwenang. Mungkin ada pihak kepolisian atau yg lainnya yg bisa mengajar bapak2 di gambar ini supaya tidak sembarangan menghentikan kendaraan untuk menyuruh kendaraan lain puter balik. Tkp di sebelah timur lampu merah ring road condongcatur. 

Baca Juga: Begal Payudara di Jogja Berkeliaran, Korban di Condongcatur Masuk IGD

Saya setiap hari lewat jalan ini dan putar balik di putaran yg bapak ini jaga. 
Yg jadi masalah bapak ini sering sembarangan menghentikan kendaraan dari arah barat yg baru saja nyala lampu hijau dan berjalan dengan kecepatan tinggi. 

Sering hampir terjadi kecelakaan beruntun krn mobil2 dari barat pada kaget.

Sebelum beneran terjadi kecelakaan beruntun, mohon ada pihal kepolisian atau yg lebih berpengalaman untuk mengajari bapak ini supaya tidak sembarangan menghentikan kendaraan yg melaju cepat.

Terimakasih”, demikian isi unggahan tersebut. 

Saat dihubungi, Kanit Laka Lantas Polsek Depok Timur Iptu Riki Heriyanto mengatakan, setelah membaca unggahan tersebut pihaknya langsung turun ke lapangan, memberikan arahan kepada pak ogah yang dimaksud warganet.

Baca Juga: Diduga Kena Begal Payudara, Akun Ini Minta Waspada Lewat Condongcatur

"Tadi ada sekitar delapan atau sembilan pak ogah yang kami beri arahan," tuturnya, Kamis (8/4/2021). 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait