2 Kali Awan Panas dan 21 Lava Dikeluarkan Gunung Merapi dalam 24 Jam

"Teramati 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.500 m ke arah barat daya."

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 09 April 2021 | 07:27 WIB
2 Kali Awan Panas dan 21 Lava Dikeluarkan Gunung Merapi dalam 24 Jam
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran pada Kamis (8/4/2021) siang. - (SuaraJogja.id/HO-BPPTKG)

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Selain lava yang terus keluar sempat juga teramati awan panas guguran.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan pada periode pengamatan selama 24 jam atau tepatnya Kamis (8/4/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB, teramati dua kali luncuran awan panas guguran. Awan panas guguran itu masih teramati menuju ke arah barat daya.

"Teramati 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.500 m ke arah barat daya," ucap Hanik dalam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/4/2021).

Awan panas guguran yang terjadi Kamis (8/4/2021) pertama muncul pada pukul 10.31 WIB. Saat itu tercatat tercatat di seismogram dengan amplitudo 36 mm dan durasi 106 detik.

Baca Juga:Merapi 5 Kali Luncurkan Lava Pijar ke Barat Daya, Jarak Maksimum 900 Meter

Jarak luncur awan panas guguran saat itu kurang lebih diperkirakan mencapai maksimal 1.000 meter atau 1 kilometer menuju ke arah barat daya.

Lalu tidak berselang lana disusul awan panas guguran kedua pada pukul 10.38 WIB. Kali itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 114 detik.

"Jarak luncur [awan panas guguran kedua] lebih kurang maksimum mencapai 1.500 meter atau 1,5 kilometer ke arah barat daya," ucapnya.

Selain awan panas guguran, pada periode yang sama teramati juga luncuran lava dari puncak Merapi. Sempat teramati puluhan kali guguran lava yang mengarah ke barat daya.

"Teramati 21 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya," ucapnya.

Baca Juga:Rabu Dini Hari Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas hingga 1,2 Km

Tercatat juga sejumlah kegempaan yang terjadi di Gunung Merapi dalam periode pengamatan 24 jam tersebut. Terdapat kegempaan guguran yang tercatat berjumlah 127 kali, hybrid atau fase banyak sejumlah 7 kali dan tektonik jauh sebanyak 1 kali.

Sementara itu untuk pengamatan periode terbaru selama enam jam atau tepatnya pada Jumat (9/4/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB, visual Gunung Merapi terlihat jelas. Namun tidak teramati adanya luncuran lava maupun awan panas guguran dalam periode tersebut.

"Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 20-50 meter di atas puncak kawah," tuturnya.

Hanya tercatat sejumlah kegempaan saja pada periode pengamatan 6 jam itu. Di antaranya kegempaan guguran sejumlah 28 kali dan hybrid atau fase banyak sejumlah 2 kali.

Hanik menambahkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Kali Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sementara potensi bahaya pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan untuk kemungkinan jika terjadi lontaran material vulkanik saat terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Untuk yang berada di luar potensi daerah bahaya saat ini kondusif untuk beraktivitas sehari-hari," imbuhnya.

Selain itu kegiatan penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III juga tetap direkomendasikan untuk dihentikan sementara waktu.

Ditambah dengan imbauan kepada pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak dalam kondisi saat ini.

Perlu diketahui juga hingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Siaga (Level III). Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak