Respon Adanya Larangan Mudik, Halim Akan Buat Sekat di Pintu Masuk Bantul

Penyekatan di pintu masuk Bantul sedang dikoordinasikan dengan Pemda DIY dan jajaran terkait di Bantul

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 12 April 2021 | 17:25 WIB
Respon Adanya Larangan Mudik, Halim Akan Buat Sekat di Pintu Masuk Bantul
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memberi keterangan pada wartawan usai memusnahkan ribuan botol minuman keras di Kantor Satpol PP Bantul, Senin (12/4/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

SuaraJogja.id - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih berencana melakukan penyekatan di pintu masuk wilayah Bantul saat mudik lebaran. Pihaknya akan mengkoordinasikan dengan pemerintah provinsi terkait larangan tersebut.

"Tentunya akan kami batasi di pintu-pintu masuk wilayah Bantul. Kami bersama Pemerintah Provinsi masih menyosialisasikan terhadap larangan mudik ini ke masyarakat," terang Halim ditemui di Kantor Satpol PP Bantul, Senin (12/4/2021).

Ia mengatakan kebijakan itu diambil demi keselamatan warga Bantul dan meminimalisasi penyebaran Covid-19.

"Ini demi keselamatan para pemudik sendiri dan khusus bagi warga Bantul yang masih berada di wilayah DIY. Sehingga sosialisasi ini kami lakukan agar warga memahami," terang Halim

Baca Juga:4 EWS Pendeteksi Longsor Rusak, BPBD Bantul Andalkan Info dari Relawan

Ia menuturkan sejumlah lokasi masuk ke wilayah Bantul tentunya akan dijaga, kendati demikian hal itu masih dalam pembahasan.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Aris Suharyanto menjelaskan hingga kini pihaknya belum diajak berkoordinasi terkait larangan mudik tersebut.

"Sebelumnya memang ada pernyataan pemerintah pusat jika mudik dibolehkan. Tetapi seiring berjalannya waktu, tradisi ini dilarang. Tentu kami menunggu kebijakan dan koordinasi dari pemerintah provinsi bagaimana teknisnya. Hingga saat ini belum ada koordinasi lebih lanjut," terang Aris dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia melanjutkan bahwa ada sejumlah pintu masuk ke wilayah Bantul. Jika penyekatan dilakukan, kemungkinan besar akan ada penjagaan di wilayah, Srandakan, Piyungan dan Jalan Parangtritis.

"Kami menyiapkan personel untuk tetap berjaga disana ketika memang di tutup bagi pemudik. Sedikitnya ada 70 orang yang kami siagakan," katanya.

Baca Juga:Kasus Positif Covid-19 di Bantul Tambah, Sehari Ada 119 Orang

Dishub Bantul juga akan melakukan penjagaan di titik dan akses jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

"Karena lebaran juga identik dengan liburan keluarga, kami juga akan menerjunkan personel untuk berjaga di akses jalan menuju obyek wisata. Hal itu untuk mengurai kemacetan yang terjadi sewaktu-waktu," terang Aris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak