Singgung Mualaf yang Jelekkan Agama Lamanya, Petinggi NU: Miskin Spiritual

Petinggi NU soroti fenomena mualaf yang menjelekkan agama lamanya.

Galih Priatmojo
Senin, 19 April 2021 | 16:10 WIB
Singgung Mualaf yang Jelekkan Agama Lamanya, Petinggi NU: Miskin Spiritual
Wakil Katib Syuriyyah Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta, Taufik Damas. [nu.or.id]

“Selama ada kelompok yang suka membangga-banggakan mualaf, apalagi langsung dibaiat jadi pendakwah, itu sudah menjadi celah pintu masuk untuk merusak (Islam) dari dalam,” tulis @manuklondo76.

Sementara akun lain berpendapat, mualaf yang sebenar-benarnya tak akan berani berdakwah sebelum memiliki cukup bekal. Itulah mengapa, alih-alih menjadi guru, mereka seharusnya lebih banyak mencari guru.

“Mualaf beneran biasanya nyari guru, buku, dan ilmu. Bergerak dalam sunyi. Mualaf butuh duit biasanya nyari host, diskusi tanpa isi, harus ada yang agak kontroversial tapi udah disiapkan jawabannya,” komentar @narto_sdj.

Baca Juga:Tak Hanya Hina Islam, Joseph Paul Zhang Salahkan NU Dalam Pembantaian PKI

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak