alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menyesal Bunuh Suami dengan Sepupu, KI Bantah Jadi Dalangnya

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Jum'at, 23 April 2021 | 08:20 WIB

Menyesal Bunuh Suami dengan Sepupu, KI Bantah Jadi Dalangnya
Tersangka N mempraktikkan adegan menjerat leher korban B hingga tewas saat rekonstruksi pembunuhan berencana di Mapolres Bantul, Kamis (22/4/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"Saya tidak bohong, ini masih puasa juga," kata KI, seorang istri di Bantul yang membunuh suaminya.

SuaraJogja.id - KI (39) membantah disebut sebagai otak di balik kasus pembunuhan yang dilakukan N (26), sepupunya, dan menewaskan B (39), warga Banguntapan yang juga suaminya. Istri korban mengaku bahwa dirinya terpaksa membunuh B karena tekanan dari N.

"Saya sangat menyesal telah membunuh suami saya sendiri. Saya sedih tak bisa bertemu tiga anak saya sampai sekarang, tapi tidak benar jika saya yang merencanakan pembunuhan ini. Saya sudah bilang ke mas Kholis [N] bahwa tidak usah, tidak jadi [membunuh], saya sudah mencegah," ungkap KI ditemui wartawan usai rekonstruksi di Mapolres Bantul, Kamis (22/4/2021).

Ia kecewa dengan kabar yang menyebutkan bahwa jika dirinya menjadi otak di balik kasus pembunuhan tersebut.

"Saya hampir tidak bisa tidur dan kepikiran terus dengan pemberitaan jika saya yang merencanakan pembunuhan ini, padahal tidak seperti itu," jelas KI.

Baca Juga: Tok! MA Tolak Kasasi Pemerkosa Gadis Baduy, Pelaku Divonis Hukuman Mati

Disinggung mengapa masih menyekap mulut suaminya saat tersangka N menjerat leher korban, KI mengaku tidak bisa menolak permintaan N.

"Iya itu kan kata Mas Kholis, dia minta di-anu [disekap], saya seperti mengikuti saja, saya tidak bisa berpikir apa-apa dan menurut saja permintaan dia, tapi saya hanya menutup mulut saja, tidak sampai ke hidung seperti yang diberitakan. Saya tidak bohong, ini masih puasa juga," kilah ibu tiga anak itu.

Ia menjelaskan, selama berumah tangga dengan B, KI mengaku mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia mengaku juga pernah mendapat kekerasan fisik.

"Suami saya ini kan pendiam. Jika marah itu seram, meledak-ledak. Memang dia sebelumnya pernah main tangan [perlakuan fisik] tapi dulu, akhir-akhir [sebelum pembunuhan] ini dia mulai baik dengan saya," katanya.

Ia membantah jika kasus tersebut tak berkaitan dengan kekerasan yang dialami KI. Dirinya menyebutkan bahwa pembunuhan itu terjadi karena ada masalah suami dengan N.

Baca Juga: Gadis Kecil Tewas di Ladang Gambir Limapuluh Kota Diduga Korban Pembunuhan

KI tak menampik jika dirinya dan N memiliki hubungan khusus. Selain itu, dirinya juga pernah ketahuan selingkuh dengan N.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait