Dokumen Dipalsukan Agen, TKW Tewas di Taiwan Sulit Dipulangkan ke Bantul

Saat ini jenazah TKW Sunaryati masih kesulitan untuk dikebumikan ke tanah kelahirannya karena tidak lengkapnya dokumen yang dibawanya saat ke Taiwan

Galih Priatmojo
Selasa, 11 Mei 2021 | 07:32 WIB
Dokumen Dipalsukan Agen, TKW Tewas di Taiwan Sulit Dipulangkan ke Bantul
tangkapan layar status Facebook Faisal Soh terkait TKW asal Bantul yang meninggal di Taiwan.

SuaraJogja.id - Sunaryati, seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Taiwan dikabarkan meninggal dunia. Wanita kelahiran 1976 tersebut konon merupakan warga asal kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pejuang devisa ini meninggal usai koma berapa hari di rumah sakit setempat.

Kabar meninggalnya sunaryati tersebut sempat diunggah oleh akun Facebook Faisal Soh.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Telah berpulang kawan kita PMI overstayed asal Bantul-Jogja, Almarhumah Sunaryati (sesuai Passpor AU080***) pukul 15.40 waktu Taiwan karena sakit. Tersenyumlah dalam perjalanan pulangmu ke sisi-Nya, Bu. Semoga Husnul Khotimah. Saya minta maaf sebesar-besarnya jika ada kesalahan dalam pengucapan di live saya sebelumnya. Akan kita upayakan pemulangan ragamu dengan cepat, meski prosesnya sedikit ribet karena telah dipalsukan dokumen (nama) mu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dulunya. Ampunilah mereka." tulis Faisal Soh.

SuaraJogja.id lantas berusaha menanyakan alamat lengkap Sunaryati kepada pemilik akun Faisal Soh dengan cara mengirim pesan melalui jalur pribadi. Namun Faisal menjawab enggan menyebutkan alamat lengkap dari TKW yang meninggal tersebut. Alasannya karena bersifat privasi alias rahasia. Ia meminta menghubungi nomor anaknya yang berada di Indonesia. Faisal lantas mengirimkan nomor telepon anak Sunaryati yang bernama Erni.

Baca Juga:Genjot UMKM, Bantul Siapkan Pelatihan Promosi dan Jualan Online

"Halo utk ini bs hub lgsg keluarga ny ya," tulis Faisal, Senin (10/5/2021) malam.

Namun rentetan pertanyaan melalui pesan pribadi ke nomor Erni belum juga direspon oleh yang bersangkutan. Erni sebenarnya telah membaca pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp ke nomor pribadinya namun hingga berita ini ditulis yang bersangkutan belum menjawabnya.

Dalam beberapa video yang diunggah oleh Faisal dia menyatakan jika wanita yang meninggal tersebut namanya masih belum jelas apakah Sunaryati atau Sumaryati atau Mariyah. Sebab diduga dokumen pelengkap keberangkatan Sunaryati telah dipalsukan oleh agen penyalurnya.

Dari penelusuran yang dilakukan oleh pemerhati TKI bermasalah di Taiwan tersebut, Sunaryati berangkat ke Taiwan sejak tahun 2017 yang lalu. Masa tinggal yang bersangkutan sebenarnya telah kedaluwarsa bulan Oktober tahun 2019/2020 yang lalu.

Yang bersangkutan melarikan diri dari majikan resmi dan berpindah ke majikan yang lain diduga karena masa tinggal perempuan ini di Taiwan telah kedaluwarsa. Terakhir sebelum perempuan ini dilarikan ke rumah sakit karena penyakitnya, ia bekerja pada keluarga petani yang tidak terlalu kaya.

Baca Juga:Dinpar Bantul Targetkan 2022 Semua Objek Wisata Gunakan Pembayaran Digital

Dalam video yang diunggah, Faisal menyebut berdasarkan keterangan dari rekan Sunaryati yang berasal dari Manado menyebutkan jika beberapa hari sebelum dilarikan ke rumah sakit yang bersangkutan mengeluhkan sakit kepala. Oleh keluarga majikan Sunaryati langsung diperiksakan ke rumah sakit setempat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak