Ikut Vaksinasi di Pasar Bantul, Satu Pedagang Dilaporkan Sempat Demam

Abednego mengatakan, dari laporan yang Dinkes terima, hanya ada satu pedagang saja yang mengalami efek hingga demam.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:45 WIB
Ikut Vaksinasi di Pasar Bantul, Satu Pedagang Dilaporkan Sempat Demam
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho ditemui wartawan di Kantor Dinkes Bantul, Kamis (29/4/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Vaksinasi pedagang nantinya menggunakan vaksin AstraZeneca. Bulan Juni ini, setiap warga Bantul yang memulai vaksinasi dosis pertama menggunakan vaksin tersebut.

Terpisah Kepala Dinkes Bantul, Agus Budi Raharja meminta warga tak perlu khawatir dengan vaksin AstraZeneca. Hal itu juga sudah dijamin oleh Kementrian Kesehatan melalui Badan POM bahwa vaksin tersebut aman.

"Tidak perlu khawatir, vaksin ini aman dan sudah melalui uji teknis dan klinis dari tim yang menangani soal vaksin," jelas dia.

Agus mengatakan jika Dinkes Bantul terus mempercepat vaksinasi di Bumi Projotamansari untuk mencapai kekebalan komunitas.

Baca Juga:Target Vaksin Pralansia Selesai Juni, Pemkot Jogja Suntikkan 2.000 Vaksin per Hari

"Kita percepat baik itu langkah 3 M dan juga vaksin. Nah target kami kan 70 persen warga Bantul harus sudah mendapat vaksin, ini yang kami kejar," terang dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak