alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cegah Kerumunan, PPDB SMPN 15 Yogyakarta Manfaatkan Banyak Pos

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina Selasa, 15 Juni 2021 | 16:01 WIB

Cegah Kerumunan, PPDB SMPN 15 Yogyakarta Manfaatkan Banyak Pos
Wali murid dan calon peserta didik melakukan verifikasi data, dibantu petugas di pendopo SMPN 15 Kota Yogyakarta, Selasa (15/6/2021). - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

SMPN 15 Kota Yogyakarta menjadi salah satu sekolah dengan jumlah kuota dan peminat yang tinggi.

SuaraJogja.id - Proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP sudah mulai berlangsung sejak Senin (14/6/2021) kemarin. Dari empat jalur, dua di antaranya mulai dilaksanakan. Yakni jalur bibit unggul untuk murid berprestasi dan juga jalur zonasi wilayah. Selain itu masih ada beberapa jalur lainnya, yakni disabilitas dan afirmasi, jalur kemaslahatan guru dan jalur perpindahan orangtua.

SMPN 15 Kota Yogyakarta menjadi salah satu sekolah dengan jumlah kuota dan peminat yang tinggi. Untuk tahun ajaran baru 2021/2022 ini, Kepala Sekolah SMPN 15, Siti Arina Budiastuti menyampaikan jika pihaknya menerima 340 siswa baru. Arina berharap agar jumlah kuota tersebut bisa terpenuhi dengan presentase peserta didik yang ada.

"Sejauh ini berjalan lancar. Protokol kesehatan kami dahulukan atau kami pastikan berjalan dengan baik," kata Arina saat ditemui di SMPN 15 Kota Yogyakarta, Selasa (15/6/2021).

Arina mengatakan jika pihaknya melakukan evaluasi pelaksanaan PPDB secara harian. Sehingga segala sesuatu yang kurang bisa segera diperbaiki. Alur pendaftaran di tempatnya sendiri dibuat satu arah. Sehingga pintu masuk dan keluar calon peserta didik tidak sama. Parkir kendaraan juga disediakan lahan yang cukup agar tidak berdempetan.

Baca Juga: Tetap Layani PPDB Secara Langsung, SD Negeri Karangmloko 1 Terapkan Prokes Ketat

Setelah memarkirkan kendaraannya, wali murid dan calon siswa akan diminta mengisi formulir di ruang. Ada tiga ruang yang disediakan dan masing-masing terdapat satu konselor untuk membantu. Setelah itu, siswa langsung menuju pendopo untuk pengecekan berkas dan akhirnya mengirimkan berkas ke loket yang disediakan.

"Verifikasi di loket yang beda-beda. Laki-laki dan perempuan beda. Kami buka loket yang banyak," imbuhnya.

Arina mengklaim proses pendaftaran di tempatnya hanya membutuhkan wsktu sekutar 15 menit saja. Sistem yang digunakan sudah digital, kertas verifikasi sendiri akan dicetak dula lembar satu untuk sekolah dan satu lainnya untuk calon peserta didik.

Ia menambahkan, untuk pembagian kuota penerimaan peserta didik baru terbagi menjadi, untuk bibit unggul 34 anak dan zona wilayah 68 orang. Dari 34 anak tersebut, tercatat pagi tadi sudah ada 27 yang melakukan verifikasi. Sedangkan 7 lainnya masih ditunggu. Dari jalur zona wilayah juga sudah ada 60 orang yang melakukan verifikasi.

Sementara itu, salah satu wali murid yang mendaftarakan anaknya ke SMPN 15, Suliati warga Semaki Kulon mengatakan jika ia sudah melakukan pendaftaran secara online sejak hari Minggu (13/6/2021) kemarin. Meski tidak bisa mendampingi sang anak karena harus bekerja, Suliati bersyukur anaknya bisa mendaftarakan diri sendiri.

Baca Juga: PPDB SMP Jalur Bibit Unggul Kota Yogyakarta Diperpanjang Sampai Besok

"Pertama di SMP 15 karena dekat dari rumah dan kuotanyanya banyak," kata Suliati.

Pilihan lainnya yang dituju sang anak adalah SMP 4 dan SMP 10. Namun, Suliati mengaku hanya optimis di satu tempat, yakni SMP 15 karena kuotanya banyak. Ia menambahkan banyak rekannya atau teman dari anaknya yang mendaftar ke sekolah ini. Menurutnya penerapan prokes di SMP 15 sendiri sudah sesuai arahan pemerintah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait