Top 5 SuaraJogja: HP Bocah SD Disita Usai Dituduh Jadi Penyebab Teror Anak Polisi

Di sisi lain, viral lagi seorang pembeli protes ke kurir COD sampai mengeluarkan borgol.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 17 Juni 2021 | 06:50 WIB
Top 5 SuaraJogja: HP Bocah SD Disita Usai Dituduh Jadi Penyebab Teror Anak Polisi
(Sumber: Shutterstock)

SuaraJogja.id - Seorang pria di Bantul ditemukan tewas gantung diri diduga karena depresi pisah ranjang dari istri. Sementara itu, seorang bocah SD di Gunungkidul terpaksa merelakan HP-nya disita usai dituduh sebagai penyebab teror temannya.

Di Sleman, Bupati Kustini Sri Purnomo mengungkapkan, WFH 75 persen akan diterapkan saat wilayahnya masuk zona merah. Di samping itu, Bupati Bantul memberi tanggapan soal tarif parkir nuthuk.

Di sisi lain, viral lagi seorang pembeli protes ke kurir COD sampai mengeluarkan borgol. Simak di bawah ini lima berita terpopuler pada Rabu (16/6/2021) kemarin dari SuaraJogja.id:

1. Depresi Diduga karena Pisah Ranjang dari Istri, Pria di Bantul Tewas Tergantung

Baca Juga:Depresi Diduga karena Pisah Ranjang dari Istri, Pria di Bantul Tewas Tergantung

Seorang pria yang bertempat tinggal di Perumahan Kasongan Permai, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul berinisial SS ditemukan meninggal dunia dengan cara tergantung di sebuah tali yang membelit lehernya. Pria 58 tahun ini diketahui depresi diduga karena pisah ranjang dengan istrinya selama hampir 7 tahun.

Kapolsek Sewon AKP Suyanto menjelaskan bahwa SS merupakan warga asal Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta. Korban tinggal di Bantul dan bekerja sebagai wiraswasta.

Baca selengkapnya

2. Dituduh Penyebab Teror Anak Polisi, HP Bocah SD di Gunungkidul Disita

Baca Juga:PPKM Mikro Diperpanjang Lagi, WFH 75 Persen Saat Sleman Zona Merah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak