alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemuda Asal Klaten Tewas Ditusuk di Sleman, Polisi Cari Rekaman CCTV

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Minggu, 27 Juni 2021 | 17:40 WIB

Pemuda Asal Klaten Tewas Ditusuk di Sleman, Polisi Cari Rekaman CCTV
Ilustrasi penusukan. [ANTARANews/Diasty Surjanto]

Korban yang berasal dari Klaten ditusuk pada perut bagian kiri

SuaraJogja.id - Seorang pemuda tewas setelah ditusuk oleh orang tak dikenal di simpang empat Koroulon, Kalurahan Binomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman pada Sabtu (26/6/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Diketahui identitas korban yakni Supriyanto (23) asal Dukuh Pecokan, Desa Kepurun, Kecamatan Manisrenggo, Klaten

Kapolsek Ngemplak, AKP M Endar Istianto mengungkapkan, kejadian bermula saat korban bersama rekannya Oktama Mardiansyah hendak pergi memancing di Kadisoka, Kalasan, Sleman. 

"Sesampainya di lokasi kejadian mereka berpapasan dengan dua orang yang berboncengan menggunakan Yamaha Mio J," katanya saat dikonfirmasi SuaraJogja.id, Minggu (27/6/2021). 

Baca Juga: Lakukan Pelanggaran, Satpol PP Sleman Bubarkan Sunmor UGM dan Kegiatan Lomba Burung

Dijelaskannya, motor Yamaha tersebut berada di sebelah timur jalan dan akan belok ke arah utara. 

"Saat akan belok, mereka hampir menabrak korban," ujarnya. 

Saat akan hampir ditabrak, teman korban sempat berteriak 'hoe hoe hoe'. Mendengar teriakan itu, pengendara motor ternyata berputar balik dan menghampiri korban. 

"Korban dikejar ke arah selatan di lokasi kejadian. Saat itulah terjadi keributan," terangnya. 

Namun, tiba-tiba pelaku yang dibonceng mengeluarkan sebilah pisau yang lalu ditusukkan ke tubuh korban. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian perut sebelah kiri. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Sleman Terus Meroket, Sekda Sleman Keluarkan Instruksi Ini

"Setelah ditusuk, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Paramedika untuk mendapat pertolongan tapi nyawanya tidak tertolong," ujarnya. 

Kekinian, jajaran Polsek Ngemplak sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku penusukan.

"Kami juga mengecek rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalan saat mereka kejar-kejaran," jelas dia. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait