Merasa Jenuh, Masyarakat di DIY Tolak Pemulasaran Jenazah Pakai Protokol Covid-19

Penolakan tersebut, menurut Pristiawan, jadi masalah serius yang dihadapi para relawan pemulasaran jenazah Covid-19.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 01 Juli 2021 | 13:05 WIB
Merasa Jenuh, Masyarakat di DIY Tolak Pemulasaran Jenazah Pakai Protokol Covid-19
Komandan TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Pristiawan Buntoro dalam jumpa pers daring, Kamis (1/7/2021). - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)

"Masyarakat yogyakarta banyak yang mau sukarela menjadi relawan membantu," ujarnya

Sementara Koordinator Relawan Gunung Kidul, Agus Kenyung mengungkapkan sejak Juni 2021, rumah sakit rujukan di kabupaten tersebut penuh pasien Covid-19. Sehingga banyak pasien yang terpaksa isoman di rumah.

"Ada beberapa pasien yang isoman meninggal dunia Kami satu malam pernah memakamkan dua kali pemakaman," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Sudah di Ambang Batas Kemampuan Tangani Covid-19, Relawan: Warga DIY Maafkan Kami...

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak