Keluhkan Lokasi Relokasi 46 PKL Kurang Layak, KPPKLY Lakukan Hal Ini

Sebanyak 46 PKL digusur sebagai dampak pembangunan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 23 Agustus 2021 | 21:10 WIB
Keluhkan Lokasi Relokasi 46 PKL Kurang Layak, KPPKLY Lakukan Hal Ini
Kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman masih dalam proses pengerjaan tahap akhir, Selasa (15/12/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Pembangunan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud), Kota Jogja berdampak pada penggusuran 46 Pedagang Kaki Lima (PKL) ke Jalan Sam Ratulangi. Namun begitu, lokasi tersebut dinilai kurang luas dan perlu lokasi lain.

Ketua Koperasi Persatuan Pedagang Kaki Lima-Yogyakarta (KPPKLY), Wawan Suhendra menyebut bahwa pihaknya akan membagi jumlah pedagang tersebut ke dua lokasi.

"Jadi ada di Jalan Sam Ratulangi, selain itu ada di Jalan Dr Wahidin, kan di sana ada kelonggaran untuk 11 PKL," terang Wawan dihubungi wartawan, Senin (23/8/2021).

Wawan mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pedagang yang ada di Jalan Dr Wahidin. Nantinya 11 pedagang dibagi, untuk lima pedagang berjualan pada siang hari dan sebanyak enam pedagang untuk malam hari.

Baca Juga:PPKM Level 4 Tunjukkan Hasil, Presentase BOR di RS Jogja Turun Drastis

"Sementara yang 35 PKL di Jalan Sam Ratulangi. Jadi kemarin kami dapat 50 meter di sisi barat. Lalu dapat tambahan 5 meter lagi di sisi timur," terang dia.

Sisa 35 PKL, kata Wawan akan dibagi 17 untuk berjualan siang. Sementara 16 pedagang berjualan malam. Ia mengaku lahan itu sudah diserahkan untuk PKL, dan pengelolaannya dilakukan oleh KPPKLY.

"Ketua kelompok pedagang meminta yang mengatur kami, jadi jika ada dari pihak kecamatan yang akan mengatur itu sudah diserahkan pada Koperasi dari dinas," terang Wawan.

Ia menambahkan bahwa penggunaan lahan berjualan di Jalan  Sam Ratulangi menggunakan dua sisi. Sebanyak lima meter yang ada di sisi timur nantinya akan dikoordinasikan kembali untuk bisa menggunakan pada malam hari.

"Yang di sisi timur itu kan memang dapatnya 5 meter. Tapi ada sekitar 6 PKL lama yang masih berjualan pada siang hari. Totalnya ada sekitar 18 meter itu, harapannya bisa digunakan juga untuk pedagang malam," jelas Wawan.

Baca Juga:Tekad Makin Bulat, Selesai PPKM Zaskia Adya Mecca Mantap Ingin Tinggal di Jogja

Terpisah, Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta, Hari Setyawacana menjelaskan bahwa pihaknya akan membangun pedestrian dan menata Jalan Sam Ratulangi bersamaan.

"Jalan Sam Ratulangi nanti ditata, termasuk pedestrian kami bangun," terang Hari dihubungi wartawan.

Lebih lanjut, DPUPKP mulai membongkar blok beton trotoar di Jalan Jensud. Mengingat masa pekerjaan fisik harus selesai 150 hari, diharapkan Desember 2021 sudah bisa dioperasikan.

"Targetnya Desember 2021 pedestrian selesai dan dioperasikan," ujar Hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak