"Berdzikir macam-macam dzikirnya kalimat thayyibah yakni istighfar, tahlil, tasbih, tahmid serta takbir sebanyak 33 kali. Setelah itu bisa diikuti membaca surah Al Ikhlas, Annas dan Al Falaq, sambil dihayati," jelas ustaz Adi Hidayat.
Apabila masih ada waktu bisa juga dzikir ditambah dengan membaca dan menghapal Al Quran lantaran Al Quran juga sama dengan berdzikir kepada Allah SWT. Apalagi waktu terbaik untuk menghapal Al Quran itu di waktu fajar. Selain otak masih fresh aktivitas tersebut disaksikan oleh malaikat, hal ini tertuang dalam Al Quran surah ke 17 ayat 78-82.
"Boleh dilanjutkan membaca Al Quran karena sama dengan dzikir. Dilanjut lagi menghafal Al Quran hal ini juga bagian dari dzikir. Ini seperti tertulis di Al Quran surah ke 54 ayat 17, 22, 32, 40 yang menunjukkan menghapal Al Quran bagian dari dzikir," urainya.
Apabila sudah masuk waktu Syuruq maka kemudian kerjakan salat dua rakaat yang disebut salat awal dhuha.
Baca Juga:Wapres Salat Jumat di Masjid Istiqlal Sekaligus Tinjau Pembangunan Terowongan Silaturahmi
"Menurut Rasulullah SAW kalau bisa mengerjakan pahalanya semisal haji dan umroh," katanya.
Pertengahan Dhuha
Berdasarkan HR Abu Daud nomor 1289 salat dhuha di pertengahan ini bisa dikerjakan sebanyak 4 rakaat.
Dijelaskan: Siapa yang tidak merasa malas menunaikan salat 4 rakaat di awal siang Masya Allah maka kata Allah; Saya akan cukupkan kebutuhannya hingga akhir siang atau sampai malam.
"Salat dhuha awal siang ini bisa dikerjakan mulai 07.30 WIB sebanyak 4 rakaat. Ditunaikan dengan baik lalu berikhtiar mencari rizki, akan dicukupkan hingga akhir siang rizkinya," jelasnya.
Baca Juga:Salat Jumat di Istiqlal Terapkan Prokes Ketat, Maruf Amin Datang Meninjau