Banyak Ditemui di Pinggir Jalan, Ada Makna Filosofis di Balik 3 Pohon Keraton Jogja Ini

Penanaman pohon-pohon di tepi jalan oleh Keraton Jogja ini mempunyai makna filosofis.

Eleonora PEW
Kamis, 09 September 2021 | 15:05 WIB
Banyak Ditemui di Pinggir Jalan, Ada Makna Filosofis di Balik 3 Pohon Keraton Jogja Ini
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Jl. Rotowijayan, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Jogja, DIY. (Kratonjogja.id/Solopos)

SuaraJogja.id - Lingkungan yang asri tentu mendatangkan kesejukan. Begitu pula kondisi di sekitar Keraton Jogja. Terdapat vegetasi yang tentu memiliki beragam fungsi.

Selain menyejukkan dan sebagai perindang, pohon-pohon Keraton Jogja juga berfungsi menyerap polusi udara, memelihara tanah, hingga menahan angin.

Bukan itu saja, penanaman pohon-pohon oleh Keraton Jogja ini mempunyai makna filosofis pula.

Tak sembarangan Pangeran Mangkubumi (Sri Sultan Hamengku Buwono I) merancang tata ruang Yogyakarta.

Baca Juga:8 Tempat Wisata di Jogja Terbaik 2021, Wajib Dikunjungi Pelancong Hits

Segala jenis tanaman dan lokasinya ditempatkan telah dipikirkan sedemikian rupa. Contohnya tiga pohon di bawah ini, yang banyak ditemui di pinggir jalan, seperti dilansir situs web resmi Keraton Jogja:

1. Asam Jawa

Di sepanjang Jalan Margatama, Malioboro, hingga Margamulya, berjajar pohon asam jawa (Tamarindus indica). Selain itu, pohon yang tinggi dan besar dengan daun kecil-kecil dan tajuk bulat ini juga sangat mudah ditemui di sepanjang Jalan DI Panjaitan.

Ilustrasi pohon asam Jawa. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi pohon asam Jawa. (Sumber: Shutterstock)

Berdasarkan makna filosofisnya, tanaman yang juga disebut pohon asem ini memiliki makna kasengsem, yang berarti tertarik.

Selain itu, sinom, daun mudanya memiliki nama yang sama dengan rambut halus pada dahi perempuan. Makna anom sendiri adalah muda. Untuk itu, pohon asam jawa bisa diibaratkan sebagai kemudaan atau gadis muda.

Baca Juga:Suasana Vaksinasi 2.000 Mahasiswa Jogja Hadirkan Nuansa Kebudayaan

2. Tanjung

Bersama dengan pohon asam jawa, pohon tanjung (Mimusops elengi) ditanam bersama pohon di sepanjang Jalan DI Panjaitan, yang membentang dari Panggung Krapyak hingga Alun-Alun Selatan.

Saat ini banyak ditemui pula pohon bertajuk bulat ini di jalan-jalan yang mengelilingi tembok benteng Keraton.

Pohon tanjung mampu menyerap bau-bau tak sedap, apalagi bunga putih kekuningan pohon ini memiliki aroma yang harum.

Bahkan, ada pula fungsi unik dari pohon ini. Dengan wangi bunga tanjung, yang tak disukai ular, pohon tanjung juga dimanfaatkan untuk mengusir ular.

Dalam filosofi Jawa, pohon tanjung dimaknai sebagai tansah disanjung, yang artinya selalu disanjung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak