Bantul Uji Coba PTM, Tidak Boleh Masuk Sekolah jika Tak Lolos Screening

Capaian vaksinasi di SMAN 1 Jetis sudah mencapai 90 persen.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Jum'at, 17 September 2021 | 16:01 WIB
Bantul Uji Coba PTM, Tidak Boleh Masuk Sekolah jika Tak Lolos Screening
[ILUSTRASI] Sejumlah siswa mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SD Santo Yusup, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Siswa yang datang ke sekolah sudah dibagi sifnya menurut nomor absen. Nomor absen 1-18 masuk pagi sampai pukul 10.00 WIB.

"Untuk yang sesi kedua masuk pukul 12.30 WIB, jadi mereka tidak bertemu. Sebelum sesi kedua dimulai, petugas kebersihan akan menyemprot disinfeksi di ruang kelas," kata dia.

Durasi belajar di kelas, menurutnya, hanya 2,5 jam. Pihaknya akan mengevaluasi satu minggu kemudian.

"Lama waktu belajar di kelas tidak tiga jam, guru dan murid bisa repot karean sudah lama tidak belajar tatap muka," paparnya.

Baca Juga:PTM Terbatas di Lampung Selatan Dimulai 20 September 2021

Selain itu, siswa diimbau untuk membawa makan dan minum dari rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak