alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

10 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik Bagi Penderita Diabetes

Galih Priatmojo Jum'at, 17 September 2021 | 21:29 WIB

10 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik Bagi Penderita Diabetes
Ilustrasi Jagung. (Pixabay)

Berikut daftar makanan penurun gula darah yang baik bagi penderita diabetes

SuaraJogja.id - Selain lantaran faktor genetik, seseorang bisa terkena diabetes melitus karena gaya hidup yang kurang sehat. Berikut ini daftar makanan penurun gula darah yang baik untuk penderita diabetes.

Untuk mencegah diabetes, pastikan piring makanmu selalu mengandung nutrisi lengkap dan seimbang, yaitu karbohidrat, protein, serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral.

Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Kamu perlu menghindari beberapa jenis makanan sekaligus meningkatkan asupan makanan tertentu.

Makanan yang harus dihindari

Baca Juga: Pasien Diabetes Tidak Disarankan Langsung Olahraga, Apa Alasannya?

Makanan tinggi lemak jenuh, seperti susu sapi berlemak, keju, es krim, sosis, nugget, kue, dan gorengan.
Makanan dan minuman kemasan.
Makanan tinggi natrium, seperti garam, bumbu masak instan, dan mi instan.
Makanan dan minuman tinggi karbohidrat sederhana, seperti permen, kue kering, minuman ringan, jajanan manis (martabak).

Sementara makanan yang baik bagi kesehatan yakni

mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, buah, sayur, dan biji-bijian.
Makanan tinggi serat, seperti kacang merah, kacang polong, buah, dan sayur.
Sumber lemak baik, seperti daging ikan (tanpa kulit dan tidak digoreng), alpukat, zaitun, dan kacang almond.

Nah, bagi mereka yang sudah sakit diabetes selain perlu menjaga pola makan, hal lain yang juga perlu diperhatikan yakni bahan makanan yang sesuai untuk menurunkan gula darah.

Berikut makanan penurun gula darah untuk penderita diabetes seperti dikutip dari hellosehat.com.

Baca Juga: Studi: Berat Badan Naik Karena Situasi Covid-19, Risiko Diabetes Tipe 2 juga Bertambah

1. Jagung

Jagung memiliki nilai glikemik rendah sehingga bisa dijadikan makanan pokok pengganti nasi yang baik untuk penderita diabetes.

2. Ubi jalar

Ubi jalar merupakan makanan yang cocok untuk diabetesi karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada kentang. Nilai glikemik satu porsi ubi jalar rebus adalah 44, sementara kentang rebus adalah 80.

Ilustrasi Ubi Jalar. (Pexels//Ela Haney)
Ilustrasi Ubi Jalar. (Pexels//Ela Haney)

3. Gandum utuh

Gandum utuh termasuk makanan dengan nilai glikemik rendah yang juga tinggi serat. Dua kombinasi menguntungkan ini dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.

4. Sayuran berdaun hijau

Beberapa sayuran berpati mengandung tinggi karbohidrat dengan indeks glikemik yang juga tinggi. Namun, tidak semua sayuran mengandung pati.

Ada pula sayuran non-pati yang memiliki karbohidrat dan indeks glikemik yang rendah, sayuran hijau contohnya.

Sayuran hijau mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang melimpah. Kedua antioksidan tersebut dapat membantu melindungi mata dari degenerasi makula dan katarak. Kedua kondisi ini merupakan gangguan penglihatan akibat komplikasi diabetes yang paling umum dialami.

5. Kacang-kacangan

Kacang merupakan pilihan makanan atau camilan untuk penderita diabetes yang aman dikonsumsi. Pasalnya, kacang kaya serat dan protein. Kacang juga juga mengandung karbohidrat kompleks dan termasuk makanan yang memiliki indeks glikemik rendah.

Kacang-kacangan (Pixabay/ExplorerBob)
Kacang-kacangan (Pixabay/ExplorerBob)

6. Biji chia

Biji chia atau chia seed merupakan makanan yang baik untuk penderita diabetes. Makanan ini sangat tinggi serat tapi rendah karbohidrat dan kalori.

Sekitar 28 gram biji chia mengandung 11 gram serat. Kandungan serat dalam biji chia efektif untuk mengurangi rasa lapar dan membuat Anda kenyang lebih lama.

7. Ikan

Ikan merupakan makanan kaya khasiat untuk diabetes. Terlebih jenis ikan yang mengandung lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal maupun lemak tak jenuh ganda.

American Diabetes Association menjelaskan bahwa diet tinggi lemak sehat dapat membantu mengendalikan gula darah sekaligus menekan kadar lipid (lemak darah) pada orang dengan diabetes.

8. Yogurt
Makanan probiotik yang baik untuk diabetes contohnya adalah yogurt.

Tak hanya membantu menurunkan gula darah, yogurt juga dapat membantu meningkatkan kepekaan sel-sel tubuh terhadap insulin.

Penelitian pada jurnal Nutrition menemukan bahwa makanan yang mengandung probiotik juga dapat membantu tubuh meningkatkan kadar kolesterol baik pada penderita diabetes tipe 2.

9. Kayu manis

Kayumanis juga berpotensi baik untuk gula darah penderita diabetes. Cara kerja kayu manis dalam menurunkan gula darah adalah dengan membantu meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin. Dengan begitu, gula bisa diolah menjadi energi dengan lebih baik.

Setengah sendok teh bubuk kayu mayu manis setiap hari terbukti efektif menurunkan kolesterol jahat. (shutterstock)
Setengah sendok teh bubuk kayu mayu manis setiap hari terbukti efektif menurunkan kolesterol jahat. (shutterstock)

Tak hanya itu, kayu manis juga menjaga gula darah agar tidak melonjak setelah makan dengan cara memperlambat pengosongan perut Anda.

10. Mie shirataki

Mie shirataki termasuk makanan sehat untuk diabetes. Mie ini terbuat dari glucomannan, yaitu sejenis serat yang berasal dari akar tanaman konjak sehingga dikenal juga dengan sebutan mie konjak (konyaku).

Prinsip yang harus lebih ditekankan dalam diet diabetes adalah keseimbangan dan variasi gizinya.

Pastikan setiap menu makanan untuk penderita diabetes setiap hari mengandung nutrisi seimbang seperti serat, protein, karbohidrat, dan berbagai mineral serta vitamin lainnya. Pastikan pula makanan yang Anda makan sesuai dengan kebutuhan kalori Anda. Jangan lupa juga untuk memperhatikan cara memasak makanan untuk diabetesi yang benar untuk mengendalikan penyakit ini.

Makan dalam porsi besar sekaligus dapat meningkatkan kadar gula dalam darah secara drastis dan cepat. Itu sebabnya, orang diabetes dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil tapi sering asalkan tidak mengganggu jadwal pengobatan diabetes yang ditentukan dokter.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait