alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cara Doa Kerahiman Ilahi, Didaraskan Setiap Pukul 3 Sore

Eleonora PEW Selasa, 21 September 2021 | 18:59 WIB

Cara Doa Kerahiman Ilahi, Didaraskan Setiap Pukul 3 Sore
Ilustrasi salib Yesus Kristus.[Unsplash]

Doa Kerahiman Ilahi didoakan pada pukul 15.00, jam Yesus wafat di kayu salib.

SuaraJogja.id - Selain Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus, yang didaraskan pada pukul 06.00, 12.00, dan 18.00, ada pula Doa Kerahiman Ilahi, yang juga doa khas Katolik.

Santa Maria Faustina Kowalska merupakan pelopor Doa Kerahiman Ilahi. Ia dikenal sebagai Rasul Kerahiman Ilahi, dan Doa Kerahiman Ilahi menjadi devosi terkait penampakan Yesus yang diterima Santa Faustina.

Kerahiman Ilahi juga merupakan sebuah devosi Katolik terhadap belas kasihan Allah dan keinginan untuk membiarkan cinta dan rahmat itu mengalir melalui hati orang-orang yang membutuhkannya.

Doa Kerahiman Ilahi sebenarnya sangat populer, tetapi tampaknya belum banyak orang Katolik yang akrab dengan doa yang didaraskan setiap pukul 15.00--jam Yesus wafat di kayu salib--ini.

Baca Juga: Cara Doa Malaikat Tuhan atau Angelus, Alasan Lonceng Gereja Katolik Bunyi 3 Kali Sehari

Tak jarang pula orang mengira sama antara Doa Jam Kerahiman dan Doa Koronka Kerahiman Ilahi. Meskipun isinya sama, keduanya berbeda.

Doa Koronka Kerahiman Ilahi tak harus didaraskan pada pukul 15.00 seperti Doa Jam Kerahiman, tetapi lebih baik didoakan pada waktu tersebut setelah Doa Jam Kerahiman.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut rangkaian Doa Kerahiman Ilahi, yang dimulai dari Doa Jam Kerahiman hingga Doa Koronka Kerahiman Ilahi dan diakhiri dengan doa penutup:

1. Doa Jam Kerahiman

Ya Yesus, Engkau telah wafat,
Namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa,
dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia.
O, sumber kehidupan Kerahiman Ilahi yang tak terselami,
Naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

Baca Juga: Ceramah Ustadz Adi Hidayat Disorot Media Asing: Bikin Jengkel Umat Katolik

2. Doa Utama kepada Kerahiman Ilahi

Darah dan Air yang telah memancar dari hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami,
Engkaulah Andalanku
(Hening sejenak)
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia (3x)
Yesus Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah Andalanku. Amin.

3. Doa Koronka Kerahiman Ilahi

  • Bapa Kami...
  • Salam Maria...
  • Aku Percaya...
  • Bapa yang kekal, ku persembahkan kepada-Mu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allah-an Putra-Mu yang terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, sebagai pendamaian untuk dosa kami dan dosa seluruh dunia.
  • Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia. (10x)
  • Bapa yang kekal...
  • Demi sengsara... (10x)
  • Bapa yang kekal...
  • Demi sengsara... (10x)
  • Bapa yang kekal...
  • Demi sengsara... (10x)
  • Bapa yang kekal...
  • Demi sengsara... (10x)
  • Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia (3x)
    Yesus Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah Andalanku.

4. Doa penutup

Allah yang kekal, dalam diri-Mu ada Kerahiman yang tanpa batas dan harta belas kasihan yang tak kunjung habis.
Pandanglah kami dengan rela hati dan tingkatkanlah Kerahiman-Mu dalam diri kami,
supaya pada saat-saat sulit kami tidak menjadi putus asa atau remuk hati,
tetapi dengan kepercayaan yang teguh menyerahkan diri kami kepada kehendak-Mu yang kudus, Sang Kasih dan Sang Kerahiman sendiri. Amin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait