Antisipasi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia, Ini Langkah yang Diambil Pemkot Yogyakarta

Pemkot Yogyakarta mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi penyebaran Covid-19 gelombang 3

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 04 Oktober 2021 | 16:32 WIB
Antisipasi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia, Ini Langkah yang Diambil Pemkot Yogyakarta
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti memberi keterangan pada wartawan ditemui di Kantor Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja, Senin (4/10/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

SuaraJogja.id - Kasus penyebaran Covid-19 di Kota Jogja saat ini terpantau signifikan menurun. Tapi meski begitu tak menutup kemungkinan akan terjadi penyebaran Covid-19 gelombang 3 seperti di negara lain. Maka dari itu, Pemkot Yogyakarta mengambil langkah antisipasi dengan meningkatkan testing, tracing dan treatment (3T).

"Kita juga melakukan penyisiran mengenai swab antigen. Sudah saya perintahkan kepada seluruh camat untuk punya stok yang cukup untuk swab di puskesmasnya," kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti ditemui wartawan di Kantor Kelurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Senin (4/10/2021).

Pria yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta itu mengatakan bahwa pihaknya tak ingin kecolongan. Artinya ketika memang terjadi sebuah gelombang ketiga Covid-19 seperti di negara lain, Jogja lebih unggul menekan angka penularannya.

"Ini cara kita agar apa yang ditakutkan dengan gelombang 3, bisa terdeteksi lebih awal," ujar dia.

Baca Juga:Pameran Gangsar Digelar, Wujud Doa 75 Seniman untuk Kepulihan Yogyakarta

Ia berharap memang gelombang 3 Covid-19 tak terjadi di Indonesia apalagi hingga ke DI Yogyakarta. Kendati begitu, antispasi adalah langkah konkret agar bisa meminimalisasi penyebaran virus.

"Jadi gelombang 3 bukan akan datang, tapi kami antisipasi, apabila memang itu terjadi," ujar dia.

Ia menambahkan bahwa langkah antisipatif lainnya yang telah dilakukan, yaitu dengan mengejar herd immunity lewat vaksinasi massal di sejumlah sentra vaksin Kota Jogja. Termasuk memperkuat 3T.

Selain itu Pemkot juga sudah mendapat pinjaman mobil tes swab dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY.

"Jadi masyarakat juga harus sadar perlunya protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan vaksin. Dua hal itu penting agar bisa diantisipasi lebih lanjut," terang Haryadi.

Baca Juga:BPPTKG Yogyakarta: Tinggi Kubah Lava Barat Daya Gunung Merapi Tambah 1 Meter

Pengetatan 3T akan dilakukan setelah vaksinasi selesai. Saat ini capaian vaksinasi warga Jogja sudah menyentuh angka 90 persen. Sehingga ada sekitar 10.210 warga Jogja dan domisili di Kota Jogja yang belum mendapat vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini