alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bayi Dibuang di depan Panti Asuhan Yapitu, Pelaku Tuliskan Pesan

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:46 WIB

Bayi Dibuang di depan Panti Asuhan Yapitu, Pelaku Tuliskan Pesan
Ilustrasi bayi. (Pexels)

Dia juga meminta bayi itu dinamai sesuai yang di surat.

SuaraJogja.id - Seorang bayi yang diduga dibuang ditemukan di depan Panti Asuhan Yapitu, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul pada Rabu (20/10/2021) malam. Bayi tersebut diletakkan dalam sebuah kardus warna cokelat.

Orang yang meninggalkan bayi juga meninggalkan sebuah surat di secarik kertas yang bertuliskan, "Tolong anak ini dirawat dengan baik. Kami selaku orang tua belum bisa merawat dan menjaga. Tolong anak ini dikasih nama Indra Cahya. Suatu hari nanti bila berjodoh dan kita udah mampu kami akan silaturahmi."

Mengetahui informasi tersebut, Kapolsek AKP Rahmad Yulianto mendatangi TKP Panti Asuhan Yapitu. Ia menyampaikan,
penemuan bayi yang sempat menggegerkan penghuni panti asuhan diduga sengaja di tinggalkan orang tuanya.

"Yang pertama kali menemukan ada bayi dalam sebuah kardus itu salah seorang anak panti asuhan yakni Muhammad Danil Yahya (19)," ungkapnya, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga: Pengasuh Pondok Pesantren di Mojokerto Sudah Jadi Tersangka Pencabulan Santrinya

Saat itu, saksi menemukan sebuah kardus yang tergeletak diatas kursi depan panti. Lantas dia mendekatinya, setelah dicek ternyata ada seorang bayi yang dibalut dengan handuk dalam keadaan hidup.

"Saksi mendekat dan membuka kardus tersebut dan melihat ada bayi di dalam kardus" ujarnya.

Selanjutnya saksi menginformasi kejadian itu ke pengurus panti, dan selanjutnya melaporkannya ke Polsek Piyungan.

Bayi tersebur berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan delapan ons dan tinggi 33 sentimeter. Kemudian diserahkan kepada pihak Puskesmas Piyungan.

"Kondisi bayi yang ditemukan masih labil, sehingga dierahkan kepada Puskesmas Piyungan untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Baca Juga: Buron 8 Tahun, Eks Dosen yang Maling Dana Rehabilitasi Gempa Bantul Akhirnya Ditangkap

Sementara itu, Kanit Reskrim Piyungan Iptu Wahyu Tri Wibowo menambahkan bahwa kasus penemuan bayi ini masih dalam proses penyelidikan.

"Penemuan bayi ini masih dalam proses penyelidikan guna menemukan siapa orang tua bayi tersebut," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait