Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prakirakan DIY Masih Diguyur Hujan hingga Nanti Malam

Selain cuaca ekstrem dari intensitas hujan yang meningkat dan potensi angin kencang, gelombang tinggi di pantai selatan juga perlu diwaspadai.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 11 November 2021 | 10:50 WIB
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prakirakan DIY Masih Diguyur Hujan hingga Nanti Malam
Ilustrasi hujan - (SuaraJogja.id/Eleonora PEW)

SuaraJogja.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan hujan yang mengguyur wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih akan terjadi hingga malam nanti. Masyarakat diminta waspada terkait potensi cuaca ekstrem.

Diketahui hujan di wilayah DIY sudah terjadi sejak Rabu (10/11/2021) siang kemarin. Walaupun sempat berhenti disejumlah wilayah tapi hujan kembali terjadi pada malam kemarin hingga pagi ini.

"Masyarakat perlu waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah Sleman, Kota Yogya, Bantul bagian utara dan Kulon Progo bagian utara," kata Kepala Staklim BMKG Yogyakarta Reni Kranningtyas kepada awak media, Kamis (11/11/2021).

Reni menuturkan hingga nanti siang dan sore wilayah DIY masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sedangkan saat malam hari berpotensi terjadi hujan ringan.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 11 November 2021

"Malam nanti masih ada potensi hujan ringan di wilayah Bantul bagian selatan, Kulon Progo bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selata," ungkapnya.

Selain cuaca ekstrem dari intensitas hujan yang meningkat dan potensi angin kencang, masyarakat khususnya yang berada di pesisir pantai diimbau untuk mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan Yogya.

"Waspasa gelombang tinggi. Diperkirakan tinggi gelombang di perairan Yogyakarta berkisar antara 2,5 hingga 4,0 meter dan termasuk kategori tinggi," ujarnya.

Reni menyebut bahwa puncak musim hujan di wilayah DIY sendiri baru akan terjadi pada awal tahun 2022 mendatang. Tepatnya ketika memasuki Januari hingga ke Februari mendatang.

"Puncak musim penghujan untuk wilayah DIY, musim hujan 2021-2022 di Januari 2022. Jadi masih awal tahun," imbuhnya.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 11 November: Pagi Cerah Berawan, Malam Berawan

Kendati demikian, potensi cuaca ekstrem bisa saja terjadi pada musim pancaroba atau awal musim penghujan. Tidak semerta-merta hanya pada puncak musim penghujan saja.

"Namun potensi terjadinya cuaca ekstrem di masa pancaroba pun bisa terjadi saat ini, masuk awal musim hujan pun bisa terjadi. Cuma puncaknya musim hujan itu akumulasi intensitas curah hujan dalam satu bulan kita prediksikan yang paling tinggi adalah di bulan Januari," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak