SuaraJogja.id - Pengeroyokan dialami timses lurah terpilih di Sleman. Sementara itu, TK di Sleman memulai PTM terbatas dengan waktu belajar satu jam. Di sisi lain, 42 siswa Kulon Progo positif Covid-19.
Di samping itu, Pemda DIY mengungkapkan, vaksinasi anak 6-11 tahun digelar awal tahun 2022. Selain itu, 27 komunitas seni di Kota Jogja baru saja menggelar Festival Budaya Prawirotaman. Berikut lima berita teratas SuaraJogja.id pada Sabtu (13/11/2021) kemarin:
1. Timses Lurah Terpilih Diduga Keroyok Timses Lawan di Sleman
![Ilustrasi pengeroyokan. [ANTARA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/09/18/41439-ilustrasi-pengeroyokan.jpg)
Pemilihan Lurah (Pilur) 2021 di Kabupaten Sleman punya cerita. Di Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, tim sukses (timses) dari lurah terpilih, dituding mengeroyok anggota timses calon lurah lawan
Baca Juga:Sampling Acak PTM di Kulon Progo, 61 Siswa Positif Covid-19 dan 12 Sekolah Tutup Sementara
Juru bicara timses calon lurah nomor urut 3 Pilur Nogotirto Kurnia Budi Nugroho mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan timses lurah terpilih --Faizin--, karena telah melakukan pengeroyokan terhadap tim sukses calon lurah nomor urut 3, yakni M Maimun Ngafifi.
2. 52 TK Di Sleman Sudah Dapat Izin PTM Terbatas, Jam Belajar 1 Jam

Sebanyak 52 Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Sleman sudah mendapatkan izin melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Kendati demikian, jam belajar mengajar di TK maupun PAUD formal dibatasi paling lama satu jam.
Baca Juga:61 Siswa Terpapar Covid-19, Gugus Tugas Kulon Progo Pastikan Bukan Klaster Sekolah