20 Sifat Mustahil Bagi Allah: Muhtajun Ligairihi, Fana Hingga Ajzun

Percaya dengan sifat Allah juga sudah tercantum dengan jelas pada rukun iman, yaitu rukun iman yang pertama.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 26 November 2021 | 09:50 WIB
20 Sifat Mustahil Bagi Allah: Muhtajun Ligairihi, Fana Hingga Ajzun
Ilustrasi lafaz Allah (sangpencerah.id)

SuaraJogja.id - Mengetahui 20 sifat mustahil bagi Allah merupakan suatu bentuk ketaan kita sebagai umat Islam. Manusia artinya mengaku kebesaran Allah SWT.

Percaya dengan sifat Allah juga sudah tercantum dengan jelas pada rukun iman, yaitu rukun iman yang pertama.

Allah SWT merupakan zat yang Maha Sempurna dan tidak ada Tuhan selain Allah SWT. Sebagai umat muslim, bukan hanya sifat wajib Allah namun, sifat mustahil bagi Allah harus dipelajari.

Sifat wajib Allah merupakan sifat-sifat yang dimiliki oleh Allah dan menjelaskan semua kemuliaan Allah. Sementara itu, sifat mustahil bagi Allah SWT, menerangkan kebalikan dari sifat-sifat wajib.

Baca Juga:Wawancara Amar Alfikar Transpria Muslim: Sekarang Saya Sudah Merdeka (Part 1)

Berikut ini 20 sifat mustahil bagi Allah:

1. Adam (Tiada)

Sangat tidak mungkin jika Allah memiliki sifat Adam, segala hal yang ada di muka bumi ini merupakan ciptaan Allah. Sehingga Allah tidak mungkin tidak ada.

Hal ini telah Allah jelaskan dalam firman-Nya Qs. An-Nahl: 3 yang memiliki arti:

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan". (QS. An-Nahl: 3)

Baca Juga:20 Sifat Wajib Allah yang Harus Diketahui dari 4 Klasifikasi, Salah Satunya Wahdaniyah

2. Hudus (Baru)

Sifat mustahil bagi Allah selanjutnya yaitu hudus yang artinya yaitu baru. Tidak mungkin Allah itu baru ada, karena Allah sudah ada sebelum umat manusia diciptakan.
Pernyataan ini ditegaskan dalam QS. Al-Hadid: 3 yang memiliki arti: "Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu". (QS. Al-Hadid: 3)

3. Fana (Tidak Kekal)

Ilustrasi masjid (pexels-konevi)
Ilustrasi masjid (pexels-konevi)

Fana memiliki arti tidak kekal atau dapat rusak. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Allah, karena Allah itu kekal dan abadi.

Firman Allah tentang sifat kekalnya tertuang dalam Surah Ar-Rahman ayat 27 yang memiliki arti:

"Tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal." (QS. Ar-Rahman: 27)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak