alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Antisipasi Kerumunan Saat Tahun Baru, Tiga Tempat di Bantul Ini Bakal Ditutup

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Jum'at, 03 Desember 2021 | 14:32 WIB

Antisipasi Kerumunan Saat Tahun Baru, Tiga Tempat di Bantul Ini Bakal Ditutup
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul Aris Suharyanta. [Antara]

Tempat tersebut ditutup saat malam tahun baru lantaran disinyalir bakal menimbulkan kerumunan.

SuaraJogja.id - Sebanyak tiga tempat di Kabupaten Bantul bakal ditutup saat malam pergantian tahun baru.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta mengatakan, sementara ini baru ada tiga tempat yang akan ditutup. Namun demikian, tempat yang ditutup bisa bertambah tergantung dengan situasi di lapangan.

"Tiga tempat yang akan ditutup seperti lapangan paseban, pasar seni gabusan (PSG), dan Stadion Sultan Agung (SSA), lokasinya akan ditutup. Tapi jumlah tersebut bisa bertambah tergantung kondisinya besok gimana," kata Aris kepada SuaraJogja.id, Jumat (3/12/2021).

Tempat tersebut ditutup saat malam tahun baru lantaran disinyalir bakal menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Aturan Menyambut Natal dan Tahun Baru 2022 Saat PPKM

"Ya murni memang berpotensi terjadi kerumunan karena biasanya pada nongkrong di sana saat tahun baru," ujarnya.

Aris mengakui belum tahun kapan penutupan di tiga tempat itu akan dimulai. Secara teknis masih akan didiskusikan dengan Satlantas Polres Bantul dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul.

"Kami juga dalam waktu dekat akan diundang rapat oleh Dinas Pariwisata (Dispar) untuk membahas itu," terangnya.

Sementara itu terkait dengan pengawasan di tempat wisata saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), jawatannya akan melakukan penyekatan dan pemberlakuan ganjil genap.

"Kami membantu penyekatan dan ganjil genap bersama Polres Bantul untuk wisatawan yang akan masuk ke tempat wisata," katanya.

Baca Juga: Ketua MUI Papua Minta Warga Jauhi Minuman Keras Saat Natal dan Tahun Baru

Untuk jumlah personel yang disiapkan oleh Dishub sekitar 66-68 orang. Nantinya, apabila mendekati Nataru akan dibentuk tim.

"Nanti personelnya dibagi kalau sudah ada timnya, kan ada yang tugasnya patroli keliling," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait