Relokasi ke Tempat Baru, Lapak PKL Malioboro Digratiskan

Rencananya sekitar 1.600-1.800 PKL di Malioboro akan dipindah dua dititik relokasi.

Galih Priatmojo
Senin, 06 Desember 2021 | 13:56 WIB
Relokasi ke Tempat Baru, Lapak PKL Malioboro Digratiskan
Para PKL berjualan di Kawasan Malioboro. [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Pemda DIY akan menggratiskan lapak bagi Pedagang Kali Lima (PKL) Malioboro yang akan direlokasi pada Januari 2021 mendatang. Mereka tidak perlu membayar untuk menempati lapak di dua titik relokasi, baik di bangunan eks Bioskop Indra maupun eks Dinas Pariwisata DIY.

"Iya kita gratiskan untuk penataan pkl di dua titik itu. Ini sebagai afirmasi pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi, pemerintah hadir saat kita ini bagi pelaku usaha untuk naik kelas," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi saat dikonfirmasi, Senin (06/12/2021).

Menurut Siwi, relokasi saat ini tidak akan berbayar bagi PKL. Kedepan Pemda akan melakukan evaluasi terus menerus kebijakan tersebut.

Rencananya sekitar 1.600-1.800 PKL di Malioboro akan dipindah dua dititik relokasi. Sekitar 50 persen PKL akan menempati bangunan eks Bioskop Indra di sisi selatan. Sedangkan di sisi utara, 50 persen PKL lainnya kan ditempatkan di eks Dinas Pariwisata.

Baca Juga:Isu Relokasi Muncul Lagi, Sejumlah PKL Malioboro Diultimatum untuk Pindah

Masing-masing titik relokasi akan ditempati PKL dengan beragam klaster seperti kerajinan, fashion maupun kuliner. Pemda menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung tempat baru tersebut.

"Jadi kan selain wisatawan bisa membeli kerajinan atau fashion, mereka juga bisa menikmati kuliner di tempat yang sama," ujarnya.

Siwi menambahkan, relokasi dilakukan dalam rangka penataan kawasan Malioboro sebagai bagian dari program Sumbu Filosofi sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda ke UNESCO. Pemda tengah melakukan proses pendataan dalam program tersebut.

Karenanya PKL diminta untuk tidak merasa khawatir dengan adanya kebijakan tersebut. Termasuk ketakutan bila pemindahan tersebut akan merugikan mereka. Relokasi tersebut justru memberikan keamanan, kenyamanan bagi PKL untuk berjualan.

"PKL yang membutuhkan tempat yang nyaman dan permanen untuk berjualan, tidak perlu pindah-pindah. Di tempat yang baru, mereka tidak hanya menampilkan produk yang dijual namun juga membuat tempat itu jadi dikangeni wisatawan dan pengunjung karena aman, nyaman dengan produk yang berkualitas dan istimewa," paparnya.

Baca Juga:Cek! Daftar Hotel Bintang 3 di Jogja Dekat Jalan Malioboro

Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta tengah menyiapkan skema dan strategi dalam penataan PKL Malioboro. Termasuk manajemen lalulintas agar wisatawan tetap bisa menikmati keindahan Malioboro sekaligus berbelanja ke PKL.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak