Wisatawan Takut Klitih dan PPKM, Okupansi Hotel Sleman Saat Nataru Tak Sampai 50 Persen

persentase okupansi hotel di Sleman tak mencapai 50 persen

Galih Priatmojo
Senin, 03 Januari 2022 | 15:34 WIB
Wisatawan Takut Klitih dan PPKM, Okupansi Hotel Sleman Saat Nataru Tak Sampai 50 Persen
Ilustrasi - Penerapan protokol kesehatan bagi tamu yang akan menginap di hotel di Yogyakarta. ANTARA/Eka AR.

Ia menegaskan, usaha yang digerakkan PHRI tetap akan menerapkan protokol kesehatan ketat. Karena ia menyadari betul Covid-19 masih ada, sedang masa transisi.

"Ada yang dirugikan karena pembatalan, kegiatan-kegiatan ditiadakan. Tapi semua demi kebaikan bersama-sama di masa transisi Covid-19 ini," tandasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Suparmono menjelaskan, aktivitas hotel di wilayah Kabupaten Sleman sudah sesuai dengan Instruksi Bupati Sleman No. 39/INSTR/2021  Dan SE Kadinas Pariwisata Sleman No. 440/1112 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid 19 pada Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Intinya adalah secara bersama berupaya mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Beberapa di antaranya seperti  pelaksanaan CITAMASJAJAR dan tidak menyelenggarakan perayaan pergantian tahun baru atau pesta kembang api.

Baca Juga:SKB Empat Menteri Turun, Sleman Masih Berlakukan PTM Terbatas

"Aktivitas hotel-hotel pada malam menjelang pergantian tahun sebatas acara gala dinner di restoran dengan dihias atribut pergantian tahun baru yang sampai kurang lebih pukul 22.00 WIB," ujarnya.

Destinasi Wisata Alam Terbuka Jadi Favorit

Suparmono menambahkan, angka kunjungan wisatawan yang menghabiskan waktu libur tahun baru di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan. Destinasi alam terbuka menjadi jujugan yang paling banyak diminati wisatawan.

Dalam catatan Dispar Sleman di sejumlah destinasi wisata, kunjungan ke Breksi rerata tidak jauh berbeda dengan angka kunjungan libur Natal di akhir pekan, yakni 5.329 pengunjung.

Sementara di Studio Alam Gamplong naik 36% menjadi 2.435 pengunjung, di Grojogan Watu Purbo naik 77% menjadi 2.241 pengunjung. Kemudian di Sindu Kusuma Edu Park naik 46% menjadi 1.652 pengunjung; di Jogja Exotarium sebanyak 1.861 pengunjung.

Baca Juga:Sekeluarga Asal Sleman Kecelakaan di Tol Ngawi, Dua Korban Tewas

Destinasi alam terbuka lainnya seperti Tlogo Muncar dan Kalikuning Park dikunjungi 3.573 pengunjung; Candi Ijo- Candi Sambisari-Candi Banyunibo dikunjungi 664 pengunjung. Sedangkan di Candi Prambanan ada 14.813 pengunjung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak