60 Persen Ritel di DIY Kolaps Selama Pandemi, Pemerintah Didesak Gulirkan Stimulus

Kalau 2021 kemarin, dampak pandemi memang sangat besar bagi ritek karena jogja sebagai kota pariwisata kan marketnya turis.

Galih Priatmojo
Sabtu, 08 Januari 2022 | 09:59 WIB
60 Persen Ritel di DIY Kolaps Selama Pandemi, Pemerintah Didesak Gulirkan Stimulus
Suasana di sebuah pusat perbelanjaan Jakarta, Kamis (18/12).

Investasi di daerah pun juga akan menghilang karena bisnis tak jalan. Begitu pula perpajakan atau fiskal dari sektor retail juga berkurang kepada negara.

"Dampak multiplyer dari pandemi ini yang tidak kita harapkan terjadi. Jangan sampai krisis kesehatan menjadi krisis sosial. Karenanya ekonomi pun perlu diperhatikan agar seimbang dengan kesehatan," ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengungkapkan kerjasama antara UMKM dan pelaku usaha ritel sangat diperlukan untuk memulihkan perekonomian DIY selama pandemi. Sehingga selain pulih maka UMKM bisa naik kelas.

"Pendampingan dalam pemasaran UMKM kan tidak bisa kita lakukan sendiri, tapi bersama-sama dilakukan dengan mitra seperti ritel," imbuhnya.

Baca Juga:Pemprov DIY Hentikan Wahana Ngopi in the Sky, Roy Suryo: Langkah yang Tepat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak