Hanya saja, Deddy berpesan pengelola memang harus mengantongi perijinan terlebih dahulu terkait dengan penggunakan alat berat crane untuk wahana 'Ngopi In The Sky' tersebut karena menurutnya standar keselamatan juga harus diutamakan.
Wahana Pantai Timang Juga Harus Dievaluasi
Deddy Eryono memahami alasan dari Pemerintah Daerah menghentikan operasional Ngopi In The Sky tersebut. Namun, ia meminta pemerintah tidak berat sebelah dalam hal ini. Pemerintah harus mengevaluasi semua wahana yang ditawarkan oleh pengelola destinasi wisata jika memang untuk urusan keselamatan.
Salah satu yang ia soroti adalah wahana Jembatan Penyeberangan Pantai Timang Gunungkidul. Wahana jembatan penyebarangan yang melintasi selat kecil dari pantai Timang ke pulau terdekatnya sejatinya sangat mengandung resiko. Faktor keselamatanpun terkesan dikesampingkan karena hanya mengedepankan sensasi menyeberang.
Baca Juga:Sumatera Utara Miliki Banyak Wisata Menarik
"Pemerintah juga harus berani mengevaluasi wahana penyeberangan di Pantai Timang. Sepertinya standar keselamatan sangat kurang. Jika Ngopi In The Sky dievaluasi, semua wahana termasuk Pantai Timang juga diperlakukan sama," ujar dia.
Apalagi, lanjutnya, Pantai Timang selama ini sangat diminati oleh wisatawan mancanegara. Seharusnya ada evaluasi terkait dengan unsur keselamatan di wahana tersebut. Karena hal tersebut juga sebagai wujud membela nama baik pariwisata DIY dan Indonesia.
Kontributor : Julianto