Antisipasi Puncak Musim Hujan, BPBD Sleman Imbau Relawan Desa Tingkatkan Kesiapsiagaan

Joko menyebut bahwa selama ini masih ada sejumlah relawan, khususnya di desa, yang bergerak sendirian.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 27 Januari 2022 | 20:58 WIB
Antisipasi Puncak Musim Hujan, BPBD Sleman Imbau Relawan Desa Tingkatkan Kesiapsiagaan
Ilustrasi Hujan. (Erik Witsoe/Unsplash)

SuaraJogja.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman terus mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi akibat puncak musim hujan yang akan melanda dalam beberapa waktu ke depan. Penguatan relawan di setiap wilayah desa di Bumi Sembada juga selalu dilakukan.

Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman Joko Lelono menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim reaksi cepat (TRC) dan kedaruratan untuk bersiap menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada Februari mendatang.

"Teman-teman TRC dan kedaruratan sudah disiapkan, kemudian juga koordinasi dengan relawan di desa," kata Joko saat dihubungi awak media, Kamis (27/1/2022).

Joko menyebut bahwa selama ini masih ada sejumlah relawan, khususnya di desa, yang bergerak sendirian. Oleh sebab itu diperlukan koordinasi lebih baik agar dapat mengakomodir semua pihak.

Baca Juga:Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan di Cilacap Pilih Tak Melaut, Ketersediaan Ikan Ikut Berdampak

Terlebih dalam penanganan sejumlah dampak kebencanaan yang berpotensi melanda wilayah Sleman. Koordinasi itu juga sekaligus sebagai penguatan desa tangguh bencana (destana) yang telah terbentuk.

"Sementara kan banyak relawan-relawan desa yang tadinya masih bergerak sendiri. Kemarin sudah dikoordinasikan, terus lewat destana-destana yang ada mengimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaannya itu," terangnya.

Sedangkan untuk personel TRC BPBD sendiri, kata Joko, setidaknya sudah ada 30 orang yang disiagakan. Mereka akan ditugaskan untuk memantau dan mendukung penanganan dampak bencana yang terjadi di wilayah Sleman.

Disampaikan Joko, pada dasarnya personel TRC akan menjadi pendukung relawan-relawan yang sudah ada di desa. Misalnya saja jika dibutuhkan evakuasi dengan menggunakan peralatan dan sebagainya.

"Personel yang inti itu ya banyak dari teman-teman di desa itu. Jadi untuk kesiapsiagaan teman-teman di desa terutama di destana-destana yang sudah kita bentuk. Kan mereka punya tim siaga bencana," ungkapnya.

Baca Juga:Puluhan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem Kemarin, BPBD Sleman Pastikan Nihil Korban Jiwa

Sistemnya nanti, Pusdalops BPBD Sleman akan menerima laporan kejadian yang masuk. Untuk selanjutnya diserahkan kepada para personel TRC jika memang dibutuhkan tenaga dukungan.

"Tetapi pelaksanaannya itu di desa dulu karena yang punya wilayah. Kebetulan di destana juga sudah dilatih untuk kesiapsiagaannya menghadapi bencana," ujarnya.

Saat ini disampaikan Joko, destana di Kabupaten Sleman masih terus bertambah. Hanya menyisakan sejumlah desa saja yang belum terbentuk destana namun akan segera menyusul.

"Desatana di Sleman kurang 17 dari 86 desa. Tahun ini tambah dua sisanya nanti kurang 15 saja. Itu pun daerah-daerah yang masih di bawah, maksudnya daerah Minggir, Sayegan, itu yang belum. Kalau yang Prambanan hampir semua sudah, Cangkringan, Berbah, Tempel, Pakem," tandasnya.

Sebelumnya BMKG juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan dampak akibat hujan tersebut di sekitar wilayah masing-masing.

Masyarakat diminta agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. Sehingga juga dapat berpotensi berdampak pada bencana yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak