Ada juga mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan atau ovovivipar, yakni Platipus. Hewan ini tak punya puting susu.
Platipus dilengkapi dengan pori-pori yang mengeluarkan kelenjar susu. Pori-pori inilah yang kemudian akan dijilati anak-anaknya ketika waktu menyusui tiba.
Mamalia Besar dan Mamalia Kecil
Mamalia tak sekadar dibedakan dari tempat beraktivitas, berkembang biak dan mencari makan. Mamalia juga bisa dibedakan berdasarkan ukurannya.
Baca Juga:5 Kelompok Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru
Mamalia kecil merupakan hewan mamalia yang beratnya kurang dari lima kilogram. Sementara mamalia besar merupakan hewan mamalia yang beratnya lebih dari lima kilogram.
Contoh dari mamalia kecil adalah tikus dan bajing. Sementara mamalia besar jumlahnya sangat banyak, seperti sapi, kambing, gajah, kuda nil, badak hingga paus biru.
Demikian pembahasan singkat mengenai ciri-ciri hewan mamalia, yang diambil dari buku "Mamalia, Lebih Dekat dengan Makhluk Menyusui" yang dikarang Syerif Nurhakim Dede Abdurohman.
Semoga informasi ini bisa bermanfaat dalam menambah pengetahuan tentang hewan.
Kontributor : Lukman Hakim
Baca Juga:Tidak Pakai Insang, Lumba-lumba Bernapas dengan Apa?