Kepala SMP N 2 Depok Supriyana mengungkap, tenaga tata usaha di SMP N 2 Depok diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (29/1/2022).
Kemudian, pada Senin (31/1/2022) dilakukan tracing menggunakan tes swab PCR kepada 29 orang, oleh puskesmas wilayah setempat.
"BDR diberlakukan sampai 15 Februari 2022," kata dia.
Ada satu lagi SMP negeri di Kapanewon Depok yang menjadi lokasi penularan Covid-19.
Baca Juga:Tak Setop Sementara PTM di Tengah Kenaikan Kasus COVID-19, Pemkab Bandung Barat Pilih Lakukan Ini
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman Dwiwarni Yuliastuti menyatakan, tracing atau penelusuran di sekolah yang bersangkutan tersebut tetap dilakukan. Hanya memang, sekolah belum dapat melaporkan jumlah siswa dan guru yang ditracing.
"Tracing dilakukan bagi siswa dan guru. Jumlah berapanya masih kami identifikasi," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni