Lalu Tuhan orang mana?
Dalam kesempatan berbeda, ustaz Adi Hidayat turut memberi perhatian mengenai pernyataan bahwa Tuhan bukan orang Arab. Lewat unggahan di channel YouTubenya, ia menyatakan bahwa pernyataan Tuhan bukan orang Arab kurang tepat.
"Sekarang kita baca dengan nalar dulu. Ini bisa kita uji dengan pertanyaan, jadi menguji benarnya pernyataan salah satunya dalam ilmu logika dengan pertanyaan," ucapnya.
"Salah satu contohnya anda mengutip pernyataan Tuhan bukan orang Arab, lantas orang mana? bisa terjawab ga? Kalau itu melahirkan kebingungan maka pernyataan yang dibangun rapuh, karena sifat akal itu mengejar hingga bisa ditangkap dengan nalar dianggap sebagai kewajaran dan dengan kewajaran itu ditransformasikan kepada jalan pikiran kita dan membimbing ekspresi tubuh kita untuk bersikap," lanjutnya.
Baca Juga:Ustaz Adi Hidayat Soal Boleh atau Tidak Wudhu di Toilet, Simak Penjelasannya!
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa premis mengenai Tuhan bukan orang Arab ada yang rapuh. Yang rapuh setelah ditelusuri ternyata Tuhan bukan orang.
"Premis yang pertama dibangun itu keliru ketika digabungkan. Tuhan itu memang bukan orang, Tuhan harus lepas dari nilai keorangan. kemudian memang tidak ada kaitannya dengan etnis," jelasnya.
Allah sendiri mengatakan Allah adalah khalik sang pencipta. Hal itu seperti ditegaskan dalam Quran surat ke-15 ayat 28.
Sifat ini harus sama sekali berbeda dengan makhluk. Karena sang pencipta dan yang dicipta tidak boleh ada kemiripan atau identik.
Diperjelas di surat ke-42 ayat 11, Allah menyampaikan tidak boleh yang ada serupa dengan Tuhan, dengan Allah dengan Khalik dengan sang pencipta.
Baca Juga:Ternyata Potong Kuku Hari Jumat Sesuai Sunnah Ada Urutannya? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
"Jadi semua sifat dari makhluk tidak boleh diserupakan dengan Tuhan, nanti kalau diserupakan setiap makhluk bisa jadi Tuhan. Fakta yang menarik belum ada orang Arab yang mengaku Tuhan," terangnya.