"Misalnya di salah satu faskes da mungkin empat yang positif, ada yang dua. Namun untuk pelayanan di fase masih terlayani dengan baik," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, pasien positif COVID-19 baik yang bergejala maupun orang tanpa gejala harus Isolasi.
"Jika gejala ringan, maka diperbolehkan isoman dengan prokes harus benar-benar diterapkan. Biasanya agak lengah jika isoman di rumah, merasa nyaman di rumah, lalu membuka maskernya di rumah. Itu yang tidak boleh," katanya.
Sebelumnya Bupati Sleman Kustini Purnomo mengatakan, menghadapi lonjakan kasus COVID-19 saat ini, pihaknya mengaku lebih siap.
Baca Juga:Hadapi Gelombang Omicron, Pemkot Jogja Gunakan One Gate System untuk Skrining
"Oksigen, obat-obatan dan vitamin, kami pastikan kondisinya aman. Termasuk selter isolasi untuk menampung pasien COVID-19 bergejala ringan sudah disiapkan di Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang," katanya. [ANTARA]