Penjual Gorengan Curhat Diprotes hingga Kehilangan Pembeli, Dampak Minyak Goreng Langka dan Mahal

"Saya menunggu sekitar 15 menit. Saya kira ada minyaknya, setelah tanya ke petugas itu malah kosong."

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 02 April 2022 | 15:50 WIB
Penjual Gorengan Curhat Diprotes hingga Kehilangan Pembeli, Dampak Minyak Goreng Langka dan Mahal
Ngatilah, penjual gorengan yang kesulitan mencari minyak goreng curah, ditemui wartawan di salah satu distributor, Jalan Bantul, Kelurahan Suryadiningratan, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja, Jumat (1/4/2022). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"Kalau di Jogja ada 2 distributor, di sini (Mantrijeron) dan di Kotagede. Nah sepanjang yang kita dapatkan laporannya memang sebenarnya sejak Januari 2022 itu Jogja mendapat alokasi distribusi hanya 50 persen dari biasanya," kata dia di sela pemantauan ketersediaan migor curah di distributor Jalan Bantul, Mantrijeron, Kota Jogja.

Ia mengatakan pada Desember 2021 lalu, pengiriman migor curah ke kedua distributor itu cukup lancar. Namun pada Januari 2022 hanya 50 persen saja.

"Di distributor ini total pengiriman itu 54 ton. Tapi saat ini hanya 27 ton saja," ujat Heroe.

Dirinya juga merinci pembagian sasaran migor curah di Jogja. Dimana 10 persen untuk kepentingan masyarakat, 30 persen pengecer, sedangkan 60 persen untuk kepentingan UMKM.

Baca Juga:Harga Minyak Goreng Malaysia Lebih Murah, Ini Perbandingan dengan Indonesia

Heroe belum mengetahui pasti mengapa migor curah di Jogja hanya diberi jatah 50 persen. Ia meminta Dinas Perdagangan (Disdag) Jogja untuk mencari tahu persoalan ini.

"Masalahnya kok kenapa dapatnya separo?, nah ini saya minta jadi perhatian, karena di Jogja, kota hanya ada dua distributor. Tapi kalau DIY distributornya banyak. Kalau melihat dari laporan distributor itu juga mengambil dari kabupaten lain. Saya tidak tahu apakah di kabupaten lain juga mengalami penurunan kiriman seperti di Jogja atau tidak," kata dia.

Heroe memberikan solusi terhadap kondisi minyak langka ini. Nantinya saat distributor telah mendapat kiriman minyak goreng curah, pihaknya langsung mendistribusikan ke pengecer dan juga menggelar operasi migor curah di pasar-pasar.

"Biasanya setiap 10 hari ini dikirim. Ya kita harap ke depan ada tambahan alokasi, saya minta nanti kemendag menyiapkan agar stok yang sudah berjalan sejak 2021 itu kembali," terang dia.

Baca Juga:3 Kriteria Penerima yang Layak Dapat BLT Minyak Goreng Rp 300 Ribu dari Jokowi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak