Anak Pesinden Jogja Jadi Korban Penganiayaan Orang Tak Dikenal di Rumahnya

Sekitar pukul 15.30 WIB saat puluhan orang tiba-tiba datang ke rumahnya.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 29 April 2022 | 18:34 WIB
Anak Pesinden Jogja Jadi Korban Penganiayaan Orang Tak Dikenal di Rumahnya
Ade Putra Cahya Utama (28) dan Anik Sunyahni menunjukkan bekas penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal di rumahnya Keniten, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, pada Selasa (26/4/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Ade Putra Cahya Utama (28) yang merupakan anak dari pesinden kondang Anik Sunyahni menjadi korban penganiayaan di rumahnya Keniten, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, pada Selasa (26/4/2022) kemarin. Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh sekelompok penagih utang.

Anik menuturkan, kronologi kejadian itu berawal sekitar pukul 15.30 WIB saat puluhan orang tiba-tiba datang ke rumahnya. Sekelompok orang itu sendiri juga tidak dikenal sebelumnya olehnya.

"Saya tidak tahu sama sekali urusannya tapi salah satu yang sering datang ke sini itu mencari seseorang yang itu terlibat pinjol," kata Anik ditemui awak media di rumahnya, Kalasan, Sleman, Jumat (29/4/2022).

Ade Putra Cahya Utama (28) dan Anik Sunyahni menunjukkan bekas penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal di rumahnya Keniten, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, pada Selasa (26/4/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Ade Putra Cahya Utama (28) dan Anik Sunyahni menunjukkan bekas penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal di rumahnya Keniten, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, pada Selasa (26/4/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Dijelaskan Anik, seorang yang diterlibat pinjol itu diketahui adalah anak kost. Namun memang anak kos yang dimaksud tersebut sudah lama tidak tinggal di rumah itu lagi.

Baca Juga:8 Potret Rumah Eross Sheila on 7 di Yogyakarta, Ada Ruangan Khusus untuk Gitar

"Memang orang yang pinjam itu (anak kos) pernah di sini, kontrak, di sini tapi sudah pergi," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anik menerangkan bahwa sudah menjelaskan kepada para penagih utang itu. Namun justru segerombolan orang itu justru tidak terima dan malah marah.

Anaknya Putra yang mendengar ibunya dibentak-bentak oleh orang tak dikenal itu lalu keluar untuk melerai. Awalnya Putra dan para penagih utang itu tidak ada perkelahian justru berakhir damai.

"Tapi setengah jam berikutnya datang banyak sekali (orang tak dikenal) dan bawa sajam. Terus mau merusak rumah sini kalau saya tidak keluar. Saat itu saya kan sudah di belakang," tuturnya.

"Saya ke sini (depan) tapi malah anak saya dijotosi sampai parah dan lari ke sana itu masih dilempar asbak dan dikejar," imbuhnya.

Baca Juga:Tes Urine di Terminal, Satu Awak Pengemudi Kedapatan Positif Amfetamin

Ditambahkan, Ade Putra mengaku sempat tiba-tiba ia dipukul dari arah belakang oleh orang-orang tak dikenal itu. Bahkan segerombolan orang itu mengambil parang dari mobil yang mereka kendarai.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak