"Ini sangat mengganggu pernapasan, saya khawatir anak-anak ini saluran pernapasannya terganggu," tambahnya.
Karena itu, dia berharap pembangunan pengolahan sampah di 2025 betul-betul bisa terealisasi. Dengan begitu, tidak ada lagi pembuangan sampah ke TPST Piyungan.
"Bagi saya untuk saat ini kan tidak mungkin ditutup permanen. Yang pasti tahun 2025 itu sudah dipastikan jadi bangun pabrik (pengolahan sampah)," ujarnya.
Baca Juga:Akses TPST Piyungan Dibuka Setelah Tutup 5 Hari, Antrean Truk Mengular