Semakin Banyak Pelonggaran, Epidemiolog UGM Ingatkan Soal Potensi Mutasi Virus Covid-19

Mutasi virus itu yang kemudian berpotensi untuk memunculkan sebaran lagi di masa mendatang.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:35 WIB
Semakin Banyak Pelonggaran, Epidemiolog UGM Ingatkan Soal Potensi Mutasi Virus Covid-19
Gambar mengerikan terkait mutasi virus Corona yang kini mampu menumbuhkan tentakel. (Dok. Dr. Elizabeth Fischer, NIAID/NIH)

SuaraJogja.id - Kasus penularan Covid-19 yang kian menurun membuat berbagai pelonggaran aturan mulai diterapkan. Namun di satu sisi masyarakat juga tetap harus waspada terkait dengan potensi penularan virus yang masih ada.

Pakar Epidemiologi UGM, Riris Andono Ahmad bahkan menyatakan masih ada potensi mutasi virus Covid-19 di masa mendatang. Mengingat saat ini muncul gelombang besar penularan Covid-19 di Tiongkok dan Korea Utara.

"Ya makanya kalau penularan menjadi sangat tinggi ya resiko terjadinya mutasi semakin meningkat. Risiko adanya varian baru juga semakin meningkat," kata Riris saat dihubungi, Jumat (20/5/2022).

Mutasi virus itu yang kemudian berpotensi untuk memunculkan sebaran lagi di masa mendatang. Walaupun memang, kata Riris, mutasi virus sendiri dalam hal ini merupakan proses yang wajar.

Baca Juga:Sebentar Lagi Lengser, Wali Kota Jogja Berikan Pesan Ini pada Calon PJ

Ia menjelaskan mutasi virus merupakan sebuah kesalahan kode genetik. Proses itu terjadi ketika seseorang terinfeksi dan virus itu lantas tereplikasi atau menambah diri.

"Ketika bereplikasi dia sebenarnya mengcopy paste kode genetiknya, ke anak turunnya, kan bisa saja terjadi kesalahan saat copy paste. Nah semakin banyak, semakin tinggi replikasinya kemungkinan kesalahannya kan semakin tinggi juga," paparnya.

Disampaikan Riris dalam sejumlah kasus, semakin lama virus itu bermutasi maka tingkat bahaya virus itu akan berkurang. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan gejala yang dialami saat seseorang terpapar virus tersebut.

"Tetapi kan proses mutasi sendiri itu terjadinya secara random. Jadi bisa saja kayak lotre gitu lah. Misalnya ada sebuah mutasi yang menyebabkan lebih cepat menular dan bahaya gejalanya," ungkapnya.

"Katakanlah misalnya kecepatan mutasi yang menyebabkan kecepatan penularan masih sama dengan Omicron tapi kemampuan untuk menembus imunitas itu lebih tinggi. Terus misal tingkat keparahannya juga lebih tinggi dari Omicron atau bahkan sampai Delta. Tapi itu semua terjadi secara acak atau random," sambungnya.

Baca Juga:Pemerintah Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Hepatitis Akut, KSP Minta Warga Tak Panik Dan Tetap Tenang

Riris menuturkan virus yang dapat bertahan itu adalah yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan saat ini. Dimana saat ini, sebagian besar orang sudah memiliki kekebalan atau imunitas terhadap virus-virus khususnya Covid-19 itu.

Namun berbagai potensi mutasi hingga penularan itu yang seharusnya masih harus diantisipasi oleh semua pihak. Terlebih lagi jika melihat paparan yang masih terjadi di secara global tadi.

"Jadi virus yang bisa akan menyebabkan gelombang baru itu adalah virus yang lebih tinggi tingkat penularannya dan yang mampu menembus kekebalan yang ada. Jadi kalau ada mutasi yang menyebabkan karakter seperti itu ya bisa ada lagi (gelombang baru)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak