Pertama Sejak Perang Dingin, Senjata Nuklir Global akan Bertambah Lagi

Meski jumlah senjata nuklir berkurang sedikit antara Januari 2021 dan Januari 2022, SIPRI mengatakan cadangannya secara global bisa meningkat lagi dalam waktu dekat

Galih Priatmojo
Senin, 13 Juni 2022 | 15:29 WIB
Pertama Sejak Perang Dingin, Senjata Nuklir Global akan Bertambah Lagi
Ilustrasi Nuklir

Kedua negara itu menguasai lebih dari 90 persen hulu ledak nuklir yang ada di dunia, tetapi SIPRI mengatakan China sedang meningkatkan arsenalnya dengan 300 lebih rudal baru.

SIPRI mengatakan jumlah hulu ledak nuklir global turun menjadi 12.702 pada Januari 2022 dari 13.080 pada Januari 2021.

Sekitar 3.732 hulu ledak diperkirakan telah dipasang pada rudal dan pesawat, dan sekitar 2.000 lainnya –hampir semua milik Rusia atau AS– berada dalam kesiapan yang tinggi.

"Hubungan di antara kekuatan-kekuatan besar dunia makin memburuk ketika umat manusia dan planet ini menghadapi banyak tantangan bersama yang besar dan mendesak, yang hanya dapat diatasi dengan kerja sama internasional," kata Stefan Lofven, ketua dewan pengurus SIPRI dan mantan perdana menteri Swedia.

Baca Juga:Harga Bensin di Amerika Tak Kunjung Turun, Joe Biden Berencana Sambangi Arab Saudi Juli Mendatang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak