facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Festival Volkswagen Antik Kembali Digelar di Jogja, 1 Mobil Senilai Rp200 Juta Bakal Diundi

Muhammad Ilham Baktora Minggu, 03 Juli 2022 | 13:59 WIB

Festival Volkswagen Antik Kembali Digelar di Jogja, 1 Mobil Senilai Rp200 Juta Bakal Diundi
Mobil VW seharga Rp 200 juta yang akan jadi lucky draw JVWF 200 di JNM Blok, Sabtu (02/07/2022). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

JVWF 2022 kali ini merangkul lebih dari 25.000 pengunjung baik secara online maupun offline dari seluruh klub VW se-dunia.

SuaraJogja.id - Seiring melandainya pandemi COVID-19, industri kreatif kembali unjuk gigi di Yogyakarta. Salah satunya Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2022 yang siap digelar di kota pariwisata ini.

Sempat postpone atau tertunda akibat pandemi, JVWF kali kelima ini akan dihelat pada 16-17 Juli 2022. Kalau sebelumnya digelar di Jogja Expo Center (JEC), pada tahun ini festival mobil WV tersebut akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

"Ribuan pecinta otomotif dari segala penjuru lalu bersenang-senang di Yogyakarta dalam festival VW nanti," ujar Head Manager Volkswagen Club Yogyakarta Sumartoyo di Jogja National Museum (JNM) Blok, Sabtu (2/7/2022).

Sebanyak 40 mobil VW dari Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Bali akan dipamerkan. Satu diantaranya merupakan mobil VW tahun 1955 yang telah direstorasi.

Baca Juga: Dulu Bisa Koleksi Mobil Mewah, Kadir Kini Malu Tiap Datang ke Pom Bensin

Satu mobil VW seharga Rp 200 juta akan jadi lucky draw atau diundi dalam festival kali ini. Mobil lucky draw tersebut sudah direstorasi sejak empat bulan hingga memiliki nilai yang cukup fantastis.

"Selain itu ada sekitar 50 mobil VW dari berbagai negara yang ikut dipamerkan secara daring. Peserta dari luar negeri masih daring karena aturan pandemi masih cukup rumit," paparnya.

JVWF 2022 kali ini merangkul lebih dari 25.000 pengunjung baik secara online maupun offline dari seluruh klub VW se-dunia. Di pertemuan itu diharapkan terjadi komunikasi, interaksi, dan kesepakatan kerjasama dengan pengusaha-pengusaha dalam negeri khususnya di bidang otomotif, pelaku UMKM, maupun pelaku usaha bidang ekonomi kreatif dan pariwisata.

"Sehingga memassifkan geliat ekonomi daerah seperti sebelum dihantam pandemi," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga: Sopir Mobil Diduga Teler Seruduk Pemotor di Mampang, Pelakunya Tak Berkutik usai Dicegat Ojol

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait