Wabah PMK Mulai Terkendali, Penjualan Kambing di Bantul Alami Kenaikan

Kenaikan penjualan kambing ini dinilai karena masyarakat khawatir akan sapi yang dijual tidak layak untuk dijadikan kurban.

Muhammad Ilham Baktora | Wahyu Turi Krisanti
Kamis, 07 Juli 2022 | 10:40 WIB
Wabah PMK Mulai Terkendali, Penjualan Kambing di Bantul Alami Kenaikan
Deretan hewan ternak kambing dijual di salah satu pasar ternak yang ada di Bantul, Rabu (6/7/2022). [Wahyu Turi Krisanti/Suarajogja.id]

SuaraJogja.id - Ditengah darurat PMK pada hewan sapi, penjualan kambing di sejumlah wilayah Bantul mengalami kenaikan. Hal tersebut dirasakan oleh Hawi, penjual kambing di Desa Karanganom, Pleret, Bantul.

"Penjualan kambing tahun ini ramai, biasanya kebanyakan orang kan beli sapi. Tapi karena PMK orang-orang beralih ke kambing," terang Hawi, Rabu (6/7/2022).

Kenaikan penjualan kambing ini dinilai karena masyarakat khawatir akan sapi yang dijual tidak layak untuk dijadikan kurban.

"Orang-orang yang biasanya beli sapi sekarang ada rasa was-was kalau sapi tidak memenuhi syarat berkurban, karena untuk berkurban harus ada syarat-syarat bahwa hewan itu sah," katanya.

Baca Juga:Penampakan Si Black, Sapi Qurban Jenis Langka Asal Bantul yang Dibeli Presiden Jokowi untuk Idul Adha

Hal serupa dirasakan oleh Ente, peternak serta penjual kambing di Sewon, Bantul. Selain imbas dari penyakit PMK pada sapi, penjualan kambing pemiliknya mengalami peningkatan karena pandemi Covid-19 yang berangsur membaik.

"Tahun ini penjualannya ramai, tahun kemarin kan masih Corona juga. Sekarang karena Corona sudah menurun dan banyak sapi yang kena PMK juga, penjualan kambing jadi naik," ujar Ente.

Meskipun penjualan kambing mengalami kenaikan, harga penjualan kambing tidak ada kenaikan yaitu berkisar Rp2,5 juta-3 juta.

"Kalau harganya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sekitar Rp2,5 juta sampai Rp3,5 juga. Paling mahal Rp7 juta, tergantung ukuran dan berat kambing yang dijual," imbuhnya.

Sebelumnya Pemkab Bantul meminta kewaspadaan masyarakat dalam memilih sapi untuk berkurban. Meski ada potensi sapi terjangkit PMK, hal itu bisa disembuhkan.

Baca Juga:Masuk Musim Kemarau, Pemkab Bantul Pastikan Ketersediaan Aliran Air di Bendung-bendung Lancar

Hal paling penting adalah penanganan cepat untuk segera diberi obat termasuk vaksin kepada hewan ternak agar tak mudah terserang penyakit itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak