3 Tokoh Politik Jepang Sebelum Shinzo Abe yang Pernah Diserang hingga Tewas, Ada yang Dibunuh di Hadapan Ribuan Orang

Sebelum Shinzo Abe, sejumlah tokoh politik di Jepang tercatat juga pernah mengalami serangan tak terduga hingga akhirnya tewas

Galih Priatmojo
Jum'at, 08 Juli 2022 | 13:39 WIB
3 Tokoh Politik Jepang Sebelum Shinzo Abe yang Pernah Diserang hingga Tewas, Ada yang Dibunuh di Hadapan Ribuan Orang
Potret pembunuhan terhadap tokoh politik Jepang Inejiro Anasuma karya Yasushi Nagao yang mendapatkan Pulitzer Award. [@OliverJia1014 / Twitter]

Samurai dari domain Choshu tersebut tewas usai mendapat serangan tak terduga dari nasionalis Korea bernama An Jung-geun.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Ito tiba di stasiun kereta api Harbin pada 26 Oktober 1909 untuk menghadiri pertemuan dengan Vladimir Kokovtsov yang merupakan perwakilan Rusia di Manchuria.

Usai turun dari kereta, Ito seketika ambruk usai ditembak seorang nasionalis Korea An Jung-geun. Aktivis kemerdekaan tersebut menembakkan enam tembakan ke arah Ito. Tiga peluru yang ditembakkan bersarang di dada hingga akhirnya Ito tewas.

Inejiro Asunama

Baca Juga:Profil Shinzo Abe: Eks PM Jepang Ditembak di Hadapan Publik

Sebuah peristiwa horor terekam kamera fotografer Yasushi Nagao pada Oktober 1960. Pemuda yang bekerja untuk Mainichi Sumbun tersebut merekam detik-detik ketika politisi Jepang Inejiro Asanuma ditikam oleh seorang pemuda bernama Otoya Yamaguchi.

Ketua Partai Sosialis Jepang tersebut ditikam ketika melakoni debat menghadapi Perdana Menteri Hayato Ikeda yang disiarkan oleh saluran televisi NHK.

Saat Asanuma naik podium untuk berbicara di hadapan ribuan orang, tetiba Yamaguchi bangkit mendekatinya lalu menghunuskan samurai kecil ke perutnya.

Nyawa Inejiro Asanuma tak tertolong. Ia tewas ketika perjalanan menuju rumah sakit. Sementara Yamaguchi seketika itu ditahan dan mirisnya tiga tahun berselang ia tewas gantung diri di sel tahanan.

Baca Juga:Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak di Bagian Dada dan Leher Saat Berpidato

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak