SuaraJogja.id - Lucinta Luna mendapat sorotan publik terkait kondisinya pasca operasi leher. Hal itu dia bagikan saat live TikTok dengan kondisi wajah diperban dan tampak kesulitan makan.
Di samping itu kasus pedofilia yang dibongkar Polda DI Yogyakarta terus didalami. Pelaku yang sementara 7 orang, kemungkinan akan bertambah di tengah pengusutan kasus itu. Di sisi lain, Pemkot Jogja segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) terhadap aturan skuter listrik yang kembali muncul di Malioboro.
Selanjutnya, aktivitas Nagita Slavina dan Rafathar saat membakar sate menjadi buah bibir netizen. Tak hanya itu, anak Atta Halilintar, Ameena Hanna Nur Atta disebut mirip dengan Sohwa Halilintar ketika masih bayi. Berikut lima berita pilihan Suarajogja.id yang terangkum pada Kamis (14/7/2022) kemarin.
1. Kondisi Memprihatinkan Lucinta Luna setelah Operasi Potong Leher, Wajah Diperban dan Kesulitan Makan
Baca Juga:Dalami Kasus Jaringan Grup Pedofil, Polda DIY Telusuri Dugaan Adanya Motif Ekonomi

Lucinta Luna baru-baru ini menjalani operasi potong leher untuk menghilangkan jakunnya. Dia pun jauh-jauh datang ke Korea Selatan untuk melakukan operasi plastik tersebut.
Operasi berjalan lancar, kini pun Lucinta Luna sudah mulai aktif di sosial media lagi. Terbaru dia bahkan sudah bisa melakukan live TikTok di akunnya meski kondisinya belum pulih.
2. Dalami Jaringan Grup Pedofil, Polda DIY Sebut Bakal Ada Pelaku Tambahan
![Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda DIY AKBP Roberto Pasaribu. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/14/69665-direktur-reserse-kriminal-khusus-dirreskrimsus-polda-diy-akbp-roberto-pasaribu.jpg)
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY terus mendalami kasus tindak pidana pada anak melalui jaringan grup pedofil. Hal itu tak menutup kemungkinan jumlah tersangka terus akan bertambah.
Baca Juga:Lucinta Luna Jalani Operasi Tulang Ekor, Apa Saja Efek Sampingnya?
Polisi sendiri sudah menemukan 10 grup percakapan di WhatsApp yang diduga terkait dalam jaringan pedofil itu. Selain itu ada pula satu grup Facebook yang beranggotakan 91 ribu member.