Dituding Gagal Antisipasi Gelombang Covid-19, Pejabat di Hainan China Dicopot dan Ditahan

Hingga Selasa (16/8/2022) tercatat delapan pejabat, termasuk dari jajaran Komisi Kesehatan dan Pusat Pengendalian Penyakit Menular Tibet yang dicopot.

Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:24 WIB
Dituding Gagal Antisipasi Gelombang Covid-19, Pejabat di Hainan China Dicopot dan Ditahan
Ilustrasi - Bendera China dan Taiwan. (ANTARA/Reuters/Dado Ruvic/as.)

Tiga staf Distrik Qiongshan, Kota Haikou, dikenai hukuman karena meninggalkan tugasnya lebih dini pada saat tanggap darurat Covid-19.

Wakil Kepala Komisi Kesehatan Kota Sanya, Lin Hui menghadapi tim investigasi komisi disiplin karena kelalaiannya dalam mengatur saluran telepon hotline Covid-19.

Seorang operator telepon dipecat karena kedapatan menelepon seseorang hingga 90 menit, padahal telepon hotline tersebut seharusnya untuk memberikan pelayanan kesehatan mental warga terdampak Covid-19.

Sanya, kota wisata di Pulau Hainan, terkena dampak paling parah gelombang terbaru Covid-19 yang bertepatan dengan liburan musim panas itu.

Baca Juga:Merasa Sudah Kasih Gula ke Teh, Pria Ini Tak Sadar Malah Tuang Minyak

Hampir 10.000 wisatawan yang telantar di Sanya akhirnya berhasil dipulangkan ke daerah masing-masing di China selama 9-13 Agustus.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak