Menteri Teten Masduki Minta Internet Marketer Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

UMKM kita masih banyak yang belum terhubung ke ekosistem digital dan tidak familiar dengan teknologi digital

Galih Priatmojo
Kamis, 01 September 2022 | 20:51 WIB
Menteri Teten Masduki Minta Internet Marketer Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki resmikan peluncuran program Pasar Lokal Suara UMKM yang diinisiasi Suara.com, Senin (15/8/2022).

SuaraJogja.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta para internet marketer membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masuk ke dalam ekosistem digital.

Mengingat ekonomi Indonesia masih didominasi UMKM sebesar 99 persen dan 97 persen lapangan pekerjaan disediakan oleh usaha mikro, Teten menilai para internet marketer sangat diperlukan oleh pelaku UMKM.

“UMKM kita masih banyak yang belum terhubung ke ekosistem digital dan tidak familiar dengan teknologi digital. Saya mohon UMKM kita dibantu di market online karena 50 persen yang dijual di e-commerce masih produk impor,” ujarnya dalam kegiatan Indonesia Digital MeetUp 2022 di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, para internet marketer bisa mencari apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat, seperti menciptakan aplikasi teknologi guna memudahkan pemasaran.

Baca Juga:Dukung Pemasaran UMKM Binaan, KAI Siapkan Etalase dan E-Katalog

“Kita butuhkan jagoan-jagoan reseller dan jagoan-jagoan internet marketer sehingga dukungan dari mereka mampu menggeser produk-produk yang sekarang 50 persen berasal dari luar negeri. Padahal, produk-produk dalam negeri sudah banyak yang bagus yang bisa diterima oleh pasar, sehingga sekecil apapun produk UMKM, di pelosok manapun, harus masuk ekosistem digital,” kata Teten.

Pemerintah sudah mendukung pengembangan merek lokal dengan kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang harus berasal dari produk UMKM sebesar 40 persen atau sekitar Rp400 triliun.

Kebijakan tersebut menciptakan peluang pembukaan lapangan pekerjaan sekitar dua juta orang atau menggerek pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8 persen berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Kini, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dimiliki Indonesia sebesar Rp2.700 triliun. Apabila terus menguat, lanjutnya,  akan semakin banyak yang dibelanjakan pemerintah.

Beberapa hari lalu, kata Teten, Presiden Joko Widodo membuka kemungkinan belanja pengadaan barang dan jasa pemerintah 100 persen berasal dari produk lokal.

Baca Juga:Fasilitasi UMKM, Otobursa Tumplek Blek 2022 Siap Pentas Akhir Pekan Ini

“Kalau pemerintah membeli, produknya dibeli, maka ada kesempatan untuk produsen meningkatkan kualitas produksinya seperti yang terjadi di negara mana pun. Pemerintah memahami ini sehingga pemerintah harus membeli, begitu pula dengan masyarakat Indonesia yang juga harus membeli produk UMKM,” ucap Menkop. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak