Polres Sleman Hingga Saat Ini Telah Mintai Keterangan 3 Saksi Terkait Musibah Kebakaran di Kawasan Bulaksumur

Polres Sleman datangkan Puslabfor Polda Jateng untuk memastikan penyebab kebakaran di kawasan Bulaksumur

Galih Priatmojo
Sabtu, 03 September 2022 | 15:11 WIB
Polres Sleman Hingga Saat Ini Telah Mintai Keterangan 3 Saksi Terkait Musibah Kebakaran di Kawasan Bulaksumur
Kapolres Sleman AKBP Imam Rifa'i memberikan keterangan usai meninjau TKP kebakaran di kawasan Bulaksumur, Sabtu (3/9/2022).

SuaraJogja.id - Jajaran Polres Sleman dan Polsek Bulaksumur terus mendalami peristiwa kebakaran di kawasan Bulaksumur, yang menyebabkan tiga orang tewas.

Selain mengundang tim Puslabfor Polda Jateng untuk memeriksa lokasi kejadian dan membawa barang bukti terkait, aparat juga memintai keterangan sejumlah saksi.

Diungkap oleh Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur, AKP Purwanto, bahwa jajaran kepolisian sektor telah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi.

Tiga orang saksi itu di antaranya ketua RW, dukuh. Sementara untuk korban, pemeriksaan yang dilakukan hanya interogasi sekilas.

Baca Juga:Dalami Musibah Kebakaran di Kawasan Bulaksumur yang Tewaskan 3 Orang, Puslabfor Ambil Sejumlah Barang Bukti

"Korban masih syok," terangnya, kala ditanyai wartawan, Sabtu (3/9/2022).

Kapolres Sleman AKBP Imam Rifa'i membenarkan, bahwa jajarannya meminta keterangan beberapa orang saksi yang melihat langsung dan ada di TKP.

"Kami akan memastikan dan mengambil kesimpulan apakah ada tindak pidana," ujarnya.

Sebagai bentuk pendalaman, Polres Sleman juga akan meminta data dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia.

Mengingat, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan korban meregang nyawa karena peristiwa kebakaran tersebut.

Baca Juga:Anggotanya Berpulang Karena Bencana Kebakaran di Bulaksumur, Satuan Keamanan UGM Kenang Sosok Keduanya

"Misalnya apakah sesak napas karena mungkin [menghirup] asapnya. Atau karena luka bakarnya dan lain sebagainya," terangnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak