12 Fakta Ambruknya Atap Sekolah yang Menewaskan Bocah SD di Gunungkidul

Kematian Fauzi Ajitama menjadi duka yang mendalam bagi civitas sekolah.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 09 November 2022 | 16:19 WIB
12 Fakta Ambruknya Atap Sekolah yang Menewaskan Bocah SD di Gunungkidul
Polres Gunungkidul bersama tim ahli dari UGM melakukan analisis terkait atap sekolah SD Muhammadiyah Bogor yang roboh beberapa waktu lalu, Rabu (9/11/2022). [Kontributor / Julianto]

6. Fauzi sempat melindungi temannya sebelum meninggal

Fauzi Ajitama memang sudah pingsan saat peristiwa terjadi. Menurut Panewu Playen, Agus Sumaryono mengatakan Fauzi sempat melindungi teman-temannya.

Fauzi memberikan jalan bagi teman-temannya saat detik-detik peristiwa itu terjadi. Nahas nyawanya melayang karena menahan beban baja ringan yang menimpa tubuhnya pagi itu. Fauzi Ajitama dinyatakan tewas sekitar pukul 20.45 WIB, Selasa.

7. Ayah Fauzi meninggal 2 hari sebelum peristiwa

Baca Juga:Atap SD Muhammadiyah Ambruk hingga Sebabkan Siswa Kritis, Wabup Gunungkidul bakal Audit Ruang Sekolah

Untuk diketahui, sebelum insiden terjadi, ayah Fauzi Ajitama dikabarkan meninggal dunia. Dua hari sebelum peristiwa Fauzi haru kehilangan ayahnya.

Fauzi dan ayahnya dimakamkan di TPU Dusun Sumberejo Kalurahan Ngawu Kapanewon Playen.

8. Atap sekolah dinilai ringkih

Belum ada kepastian penyebab atap tersebut ambruk. Namun beberapa warga termasuk Jumiran sempat menegur pihak sekolah terhadap konstruksi bangunan yang digunakan.

Mengingat tembok dibuat lebih kokoh, namun konstruksi atap yang digunakan terlalu ringkih menggunakan baja ringan dengan genteng press.

Baca Juga:Jembatan Ambruk Nyaris Renggut Nyawa Korban di Sleman, Begini Respon Pemkab

"Sebenanrya bangunan sendiri sudah berdiri sejak lima tahun lalu. Tapi kalau baja ringan sebagai penopang atap ya tidak kokoh. Kemudian kalau baja ringan harusnya pakai genteng khusus bukan genteng press. Apalagi pemasangannya kayaknya tidak standar. Karena pemasangannya tidak rapat, baja ringannya 1x1 meter, dikasih genteng, tapi genteng press tidak kuat," kata Jumiran.

9. Anak-anak alami trauma

Peristiwa tersebut menjadi ketakutan hingga munculnya trauma terhadap 11 anak korban. Kaposek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengatakan banyak anak yang mengalami luka lecet, takut hingga trauma.

Selain itu, wali murid bernama Widodo membenarkan dua anaknya mengalami trauma. Bukan tanpa alasan, sebab anaknya berada tepat di sebelah Fauzi Ajitama yang dilaporkan meninggal setelah melewati masa kritis di RSUD Wonosari.

10. Polisi lakukan penyelidikan

Insiden maut itu menjadi perhatian polisi untuk menggelar penyelidikan mendalam. Bahkan beberapa kepingan runtuhan diambil untuk dibawa ke Polres Gunungkidul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak