Untuk SRU Laut adalah SRU 3 melakukan Penyisiran melalui laut dari Pantai Ngandong menggunakan Perahu Jungkung ke timur 1mil. Dan SRU 4 melakukan Penyisiran melalui laut dari Pantai Baron menggunakan Perahu Jungkung ke LKM ke barat 1mil.
Kebetulan cuaca hari ini cukup bersahabat. Dan tim kapal berhasil menemukan Yuzki Korban mengapung tidak jauh dari TKP kurang lebih 20 meter. Mereka lantas mengevakuasi korban Yuzki di perairan pantai Seruni pada pukul 10.00 WIB.
"Korban ditemukan kondisi meninggal dunia,"terang dia.
Saat ditemukan kondisi korban masih utuh, hanya kulit ari terkelupas. Petugas langsung mengevakuasi korban dengan membawanya menepi ke pantai Ngandong yang dianggap lebih dekat.
Korban selanjutnya dikirim ke RSUD Wonosari untuk menjalani autopsi. Usai menjalani autopsi, rencananya korban akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (16/11/2022) korban bersama rombongan dari Pondok Pesantren Almukmin Sukoharjo. Mereka kemudian menginap untuk ngecamp atau berkemah. kurang lebih 100 orang santri yang malam itu menginap di pantai seruni.
Kamis (17/11/2022) pagi hari sekira pukul 05.30 WIB korban bersama teman teman nya bermain air. diduga karena terlalu ketengah, korban terseret arus ke tengah dan tenggelam. Empat korban lainnya berhasil menepi selamat.
Berdasarkan laporan saksi, korban bersama empat temanya bermain air di pantai sudah berulang kali di ingatkan jangan bermain air terlalu ke tengah tetapi tak dihiraukan. Saat ada gelombang besar lima korban tersebut terhantam ombak dan terseret arus ke tengah.
"Empat korban berhasil selamat menepi, karena arus terlalu deras dan satu korban tenggelam,"kata dia.
Baca Juga:Dikira Sudah Pindah, Ternyata Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Punya Utang Sampah Rp60 Ribu
Kontributor : Julianto