Apakah Perayaan Pergantian Tahun di Kota Jogja Diperbolehkan? Begini Kata Dinas Pariwisata

bagaimana dengan perayaan pergantian tahun di tengah masyarakat, apakah tetap diperbolehkan atau tidak?

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 25 November 2022 | 08:00 WIB
Apakah Perayaan Pergantian Tahun di Kota Jogja Diperbolehkan? Begini Kata Dinas Pariwisata
Ilustrasi tahun baru (Unsplash/David Ananda)

SuaraJogja.id - Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tidak membuat perayaan secara khusus pada akhir tahun nanti. Lalu bagaimana dengan perayaan pergantian tahun di tengah masyarakat, apakah tetap diperbolehkan atau tidak?

"Pemkot Jogja tidak menyelenggarakan acara-acara khusus karena biasanya memang sudah terlaksana oleh masyarakat secara sendiri-sendiri secara sporadis," kata Wahyu kepada awak media, Rabu (23/11/2022)

Terkait diperbolehkan atau tidak berbagai perayaan akhir tahun itu di masyarakat, kata Wahyu, pihaknya masih menunggu keputusan dari seluruh instansi di Pemkot Yogyakarta. Kebijakan itu sendiri belum dibahas lebih lanjut hingga sekarang.

"Ini nanti kita nunggu. Diperbolehkan tidaknya harus ada kebijakan lintas instansi di Pemkot Jogja dari sisi Perhubungan, ketertiban, ada dari kami pariwisata, kesehatan dan lainnya. Ini belum dirapatkan," tuturnya. 

Baca Juga:4 Tempat Makan di Jogja dengan Pemandangan Menakjubkan

Kendati demikian, Wahyu menyebut pembatasan sejauh ini tidak menjadi opsi dalam kebijakan itu. Hanya memang protokol kesehatan yang tetap harus dilaksanakan dengan lebih ketat.

"Batasan pengunjung belum sampai ke situ, bahkan Imendagri nomor 47 pun tidak membatasi kunjungan tapi tetap harus dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dan disiplin," tegasnya.

Dalam kesempatan ini Wahyu meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan termasuk penyebaran virus Covid-19.

"Harapan kami tetap harus melaksanakan protokol kesehatan karena hanya dengan itu selain vaksin lengkap dan booster itu kita bisa mencegah penularan sub varian XBB ini semakin menyebarkan luas di masyarakat Kota Jogja," tandasnya.

Sebelumnya, Pejabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Sumadi menuturkan hingga September 2022 kemarin saja kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta telah mencapai sekitar 5,1 juta. Angka tersebut sudah melebihi dari targetnya yang hanya sekitar 2 juta. 

Baca Juga:4 Kuliner di Pasar Beringharjo Jogja yang Wajib Dicicipi

Tidak menutup kemungkinan bahwa sampai akhir tahun 2022 nanti jumlah kunjungan wisatawan masih akan bertambah. Diperkirakan kunjungan wisatawan ke kota gudeg itu hingga penutup tahun nanti bisa mencapai hampir 7 juta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak